RADARSOLO.COM–Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi pada Jumat (6/2) dini hari berdampak pada sejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo mencatat kerusakan berupa ambrolnya plafon bangunan Taman Kanak-kanak (TK) di Dukuh Pucung, Desa Karangmojo, Kecamatan Weru.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo, saat dikonfirmasi Jumat (6/2), menyampaikan bahwa gempa terjadi pada pukul 01.06 WIB dengan kekuatan cukup terasa oleh warga.
Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa bermagnitudo 6,4 tersebut berpusat di koordinat 8,99 Lintang Selatan dan 111,18 Bujur Timur, atau sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.
“Laporan yang masuk ke BPBD hingga pagi ini, terdapat satu bangunan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan ringan, yakni ambrolnya plafon TK di Dukuh Pucung, Desa Karangmojo, Kecamatan Weru,” kata Ariyanto.
Ia menjelaskan, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian tersebut. Namun, pihak BPBD tetap melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan untuk memastikan tidak ada kerusakan lanjutan maupun dampak lain yang belum terlaporkan.
BPBD Kabupaten Sukoharjo juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan.
Warga diminta segera melapor ke perangkat desa atau BPBD apabila menemukan kerusakan bangunan atau kondisi yang membahayakan keselamatan.
“Keselamatan warga menjadi prioritas. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan relawan kebencanaan untuk memantau situasi pascagempa,” pungkas Ariyanto. (kwl)
Editor : Tri wahyu Cahyono