RADARSOLO.COM – Tercatat 148 calon jemaah haji (CJH) asal Kecamatan Sukoharjo jalani tes kebugaran di halaman Balai Kelurahan Sukoharjo, Senin (9/2). Sejak pagi, para peserta tampak antusias menjalani rangkaian tes sebagai bagian dari persiapan fisik menuju Tanah Suci.
Koordinator Tim Pencegah dan Pengendali Infeksi (PPI) Puskesmas Sukoharjo Harundina Permatasari mengatakan, seluruh CJH mengikuti dan menyelesaikan tes kebugaran dengan baik tanpa kendala kesehatan berarti.
“Alhamdulillah, seluruh calon jemaah haji bisa menyelesaikan tes kebugaran dengan lancar,” ungkap Harundina.
Harundina menambahkan, tes kebugaran dibagi dalam dua sesi. Pertama, tes Rockport. Meliputi metode pengukuran kebugaran kardiorespirasi atau daya tahan jantung dan parum, dengan berjalan cepat atau lari kecil sejauh 1.600 meter.
Tes ini dinilai aman dan mudah, serta kerap digunakan untuk memantau kesehatan fisik, menilai kapasitas aerobik, hingga menjadi dasar penyusunan program latihan, yang dalam pelaksanaannya dibantu aplikasi Sistem Informasi Pengukuran Kebugaran (SIPGAR).
Selain itu, peserta juga menjalani Tes Jalan Kaki Enam Menit atau Six Minutes Walking Test (6MWT). Tes kebugaran submaksimal ini mengukur jarak tempuh maksimal seseorang berjalan di permukaan datar selama enam menit, guna menilai kapasitas jantung-paru dan daya tahan tubuh.
Metode ini sederhana, aman, dan umum digunakan untuk memantau fungsi fisik serta respons tubuh, khususnya pada kondisi kesehatan tertentu.
“Puskesmas Sukoharjo bersyukur seluruh rangkaian tes kebugaran calon jemaah haji dapat dilaksanakan tanpa adanya kendala kesehatan,” kata Harundina.
Melalui tes kebugaran ini, pihak puskesmas berharap calon jemaah haji dapat mengetahui kondisi fisiknya sejak dini, sehingga bisa memaksimalkan persiapan kesehatan.
Ia juga mengimbau agar calon jemaah rutin berolahraga dan menjaga pola hidup sehat agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji secara optimal dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sukoharjo Kunari Mahanani menambahkan, CJH asal Kecamatan Sukoharjo Kota yang dijadwalkan berangkat pada musim haji 2026, masih menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan.
“Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan fisik, medical check-up, serta pembinaan kesehatan untuk memastikan jemaah benar-benar sehat dan memenuhi syarat istitha’ah atau mampu secara fisik,” jelas Kunari. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto