Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dikepung Dua Anak Sungai Bengawan Solo, Desa Ngrombo Sukoharjo Langganan Banjir, Relawan Patungan Bangun Pos Pantau

Iwan Kawul • Senin, 16 Februari 2026 | 13:24 WIB
Relawan Megana bangun pos pantau banjir di Dusun Ngadirejo RT 03 RW 04, Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Sukoharjo.
Relawan Megana bangun pos pantau banjir di Dusun Ngadirejo RT 03 RW 04, Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Sukoharjo.

RADARSOLO.COM – Dua anak Sungai Bengawan Solo membelah Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, yakni Kali Bambang dan Kali Nglorok.

Saat curah hujan tinggi, luapan air dua sungai ini sering meluap hingga menggenangi permukiman.

Kondisi ini diperparah tumpukan sampah yang sering menyumbat pintu air.

Inilah yang menyebabkan desa di sisi barat Sungai Bengawan Solo itu sering menjadi langganan banjir.

Berbagai upaya mitigasi dilakukan untuk mengantisipasi banjir di Desa Ngrombo. Salah satunya pembuatan pos pantau banjir.

Pos pantau dibangun di Dusun Ngadirejo RT 03 RW 04. Bangunan tersebut berukuran 2 x 4 meter.

Menariknya, pos pantau dibangun dengan uang patungan alias swadaya Relawan Magana (Maju Sigap Terencana) Desa Ngrombo.

Ketua Relawan Magana, Sunardi yang akrab disapa Mbah Reso mengatakan, pembangunan pos pantau tersebut murni dari swadaya para relawan.

Mulai dari penyediaan kayu, paku, atap, hingga konsumsi selama proses pembangunan dilakukan secara gotong royong.

“Ini swadaya dari relawan. Kayu, paku, atap, sampai makan juga urunan sendiri. Kami inisiatif membangun pos pantau banjir karena kondisi di sini memang rawan,” ujar Mbah Reso.

Menurutnya, keberadaan pos pantau sangat penting untuk memudahkan relawan memantau titik-titik rawan sebelum banjir benar-benar terjadi.

Selama ini, ketika potensi banjir muncul, relawan harus berkeliling mencari sumber persoalan, terutama di pintu-pintu air.

“Kalau debit Bengawan Solo naik, pintu air tidak bisa terdorong untuk membuka. Air dari Kali Brambang atau Kali Nglorok tidak bisa masuk, akhirnya melebar dan menyebabkan banjir,” terangnya.

Wilayah terdampak banjir di antaranya Dusun Ngadirejo RT 3 RW 4, Pulorejo RT 2 RW 4, Bergan, dan Jantran. 

Selain itu, banjur juga menggenangi sebagian wilayah Desa Mancasan.

Mbah Reso menyebut, secara teknis penanganan banjir idealnya menggunakan pompa untuk mempercepat penyedotan air. Namun, keterbatasan anggaran membuat relawan belum mampu menyediakan fasilitas tersebut.

“Kalau banjir memang sebaiknya dipompa. Tapi kami ini relawan, belum mampu membeli pompa,” ungkapnya.

Ia juga menceritakan sejarah berdirinya Magana. Cikal bakal organisasi tersebut sudah ada sejak 2003, dengan jumlah anggota awal hanya lima hingga sepuluh orang. Saat itu, namanya masih Masyarakat Tanggap Bencana.

Seiring waktu, kegiatan yang dinilai positif membuat semakin banyak warga bergabung. Pada 2015, organisasi tersebut resmi mendapatkan Surat Keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM.

Karena nama Masyarakat Tanggap Bencana sudah digunakan pihak lain, maka diganti menjadi Maju Sigap Terencana (Magana).

“Awalnya memang masyarakat tanggap bencana. Setelah disahkan dan ada nama yang sama, akhirnya diganti menjadi Maju Sigap Terencana,” jelasnya.

Desa Ngrombo sendiri dikenal sebagai sentra kerajinan gitar. Sebagian besar bahan baku pengrajin berasal dari kayu yang sangat rentan rusak jika terendam air.

Karena itu, banjir bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian.

“Di Ngrombo ini banyak perajin gitar. Bahannya kayu. Kalau banjir, jelas rugi besar,” tandas Mbah Reso.

Dengan adanya pos pantau banjir tersebut, relawan berharap deteksi dini bisa dilakukan lebih cepat sehingga dampak banjir dapat diminimalkan, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha para perajin gitar di Desa Ngrombo. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Banjir desa ngrombo #Desa Ngrombo Sentra Kerajinan Gitar #Desa Ngrombo #Relawan magana desa Ngrombo #Relawan megana desa ngrombo #Pos pantau Banjir desa ngrombo #sungai bengawan solo #kecamatan baki