Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Satgas MBG Sukoharjo Tidak Anti Kritikan, Ajak Masyarakat Aktif Awasi Menu Dari SPPG, Wajib Diberi Label Harga

Iwan Kawul • Selasa, 3 Maret 2026 | 14:28 WIB

Kepala Disdikbud Sukoharjo Havid Danang Purnomo Widodo cek MBG di sekolah.
Kepala Disdikbud Sukoharjo Havid Danang Purnomo Widodo cek MBG di sekolah.

RADARSOLO.COM – Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo yang juga Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) menegaskan, pihaknya membuka diri terhadap berbagai kritik dan saran masyarakat terkait pelaksanaan program MBG.

Terutama menyangkut menu yang dinilai belum sesuai ekspektasi.

Eko menyebut, kritik dari masyarakat justru menjadi bagian penting dalam evaluasi dan penyempurnaan program yang digagas pemerintah pusat tersebut.

“Jadi kami membuka diri terhadap semua saran dan kritik dari masyarakat terkait dengan program MBG,"kata Eko, Selasa (3/3).

Menurut Eko, kritikan menjadi salah satu hal yang ditunggu oleh aatgas.

"Ini tugas berat bagi kami agar bisa terus memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kualitas makanan sesuai dengan program dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, untuk memperbaiki derajat gizi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, program MBG bertujuan meningkatkan kualitas gizi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak usia sekolah.

Karena itu, kualitas menu dan transparansi pengelolaan dapur menjadi perhatian utama Satgas.

Sebagai langkah konkret, Satgas telah mengeluarkan edaran kepada seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar mengaktifkan kembali akun media sosial masing-masing.

Melalui platform tersebut, setiap dapur diminta mengunggah menu harian, termasuk menu kering selama Ramadan, serta mencantumkan label harga.

“Kami sudah membuat edaran agar semua dapur SPPG meng-update akun media sosialnya dan meng-upload menu hariannya, terutama menu kering Ramadan, diberikan label harga. Sehingga masyarakat bisa terlibat secara aktif untuk menilai apakah dapur-dapur itu sudah amanah atau belum,” jelasnya.

Lebih lanjut, Eko juga mengajak masyarakat untuk ikut serta melakukan pengawasan secara langsung.

Warga dipersilakan menyampaikan kritik maupun saran melalui Satgas, atau mempublikasikannya dalam bentuk video, foto, maupun konten di media sosial terkait menu yang diterima para penerima manfaat.

Bahkan, penanggung jawab kegiatan (PIC) di masing-masing dapur juga didorong memberikan testimoni terbuka.

Terkait laporan yang masuk, Satgas akan melakukan penyisiran dan pendataan secara detail sebelum ditindaklanjuti.

“Kalau ada yang kurang bagus, sebutkan dapurnya di kecamatan mana. Kalau ada yang bagus, sebut juga dapurnya di mana," ujarnya.

"Nanti akan kita tindak lanjuti. Yang bagus tentu akan mendapatkan apresiasi dari masyarakat, dari Satgas dan BGN. Yang kurang bagus akan menjadi evaluasi dan akan kami sampaikan juga ke BGN,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan berbasis partisipasi publik ini diharapkan menjadi sistem kontrol 360 derajat agar setiap dapur benar-benar memberikan pelayanan terbaik.

Namun demikian, Eko juga mengingatkan agar penilaian dilakukan secara fair.

“Kita fair. Kalau ada kekurangan silakan diberikan masukan dan di-upload. Tetapi kalau menu sudah sesuai harapan dan dinilai bagus, komentar positif juga silakan di-upload. Ini upaya kita bersama agar program ini bisa sukses dan sesuai tujuan,” tandasnya.

Menurutnya, keberhasilan MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga memiliki dampak luas seperti menekan angka stunting, memutar perekonomian daerah, membuka lapangan pekerjaan, serta menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan generasi penerus.

“Bismillah, bareng-bareng kita jaga program ini agar benar-benar meningkatkan derajat gizi masyarakat, menekan stunting, memutar ekonomi, membuka lapangan kerja, dan menjadi investasi terbaik untuk masa depan kita,” pungkasnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#mbg sukoharjo #Pengawasan mbg sukoharjo #wabup sukoharjo eko sapto purnomo #Satgas mbg sukoharjo #sppg sukoharjo #wakil bupati sukoharjo eko sapto purnomo #program mbg sukoharjo #Pengawasan sppg sukoharjo