RADARSOLO.COM – Kesehatan pemudik yang melintasi Kota Makmur saat arus mudik Lebaran 2026 dipastikan terjamin.
Sebab Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukoharjo akan menyiagakan tenaga kesehatan (nakes) terbaiknya di pos mudik.
Nakes-nakes ini berasal dari puskesmas dan 10 rumah sakit di Sukoharjo.
Nantinya, mereka akan standby sesuai jatah sif yang ditentukan.
Kepala Dinkes Sukoharjo Tri Tuti Rahayu menjelaskan, saat ini masih fokus pemetaan nakes yang akan bertugas selama arus masa mudik Lebaran.
“Kesiapan saat ini baru pada SDM (sumber daya manusia),” hemat Tri Tuti saat dikonfirmasi, Kamis (5/3).
Tuti menambahkan, pelayanan kesehatan saat arus mudik berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Di antaranya Dinas Perhubungan (Dishub), Polres Sukoharjo, Palang Merah Indonesia (PMI), serta unsur pemberdayaan masyarakat seperti Saka Bhayangkara.
Petugas nantinya akan ditempatkan di pos-pos pengamanan yang sudah disepakati bersama.
Dinkes Sukoharjo akan menyiapkan nakes di empat pos mudik.
“Nanti dari kesiapan teman-teman kami kolaborasi dengan tenaga yang ada di rumah sakit,” jelasnya.
Ia mengakui, jumlah personel yang disiapkan tahun ini tidak mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Sebab jumlah SDM yang dimiliki Dinkes Sukoharjo relatif tetap, sementara sebagian tenaga juga masih disibukkan dengan berbagai program pelayanan kesehatan lainnya.
“Kalau personel tidak ada peningkatan karena SDM kita juga tetap. Jadi seperti biasa yang kita siagakan dengan tiga shift untuk teman-teman,” katanya.
Untuk memperkuat layanan kesehatan di pos mudik, Dinkes juga melibatkan sekitar 10 rumah sakit yang ada di Kabupaten Sukoharjo.
Rumah sakit tersebut akan disesuaikan dengan lokasi pos pelayanan agar akses kesehatan bagi pemudik bisa lebih cepat dan mudah.
“Rumah sakit yang kami libatkan ada sekitar 10 rumah sakit dan terbagi di empat lokus tadi. Misalnya di wilayah Kartasura kita dekatkan dengan Rumah Sakit UNS, RS Ortopedi, dan RS Yarsis yang kami tugaskan di situ,” ungkapnya.
Tri Tuti menambahkan, hingga saat ini jadwal resmi pelaksanaan pos pelayanan mudik masih menunggu keputusan akhir dari hasil rapat koordinasi lintas instansi.
Namun, secara umum waktu pelaksanaannya diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni menjelang hingga setelah Hari Raya Idul Fitri.
“Untuk tanggal pastinya kami masih menunggu ketentuan terakhir karena masih ada rapat koordinasi. Tapi biasanya tidak jauh berbeda dengan jadwal sebelumnya,” tandasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto