RADARSOLO.COM – Tanggul Sungai Bengawan Solo longsor lagi. Kali ini longsor terjadi di Kelurahan Banmati, Kecamatan Sukoharjo Kota.
kondisi tersebut mematik reaksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo.
Bersama Pemerintah Kelurahan Banmati, BPBD lakukan asesmen tanggul yang longsor, Senin (9/3).
Upaya ini dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini tanggul pascalongsor, sekaligus mengidentifikasi potensi risiko yang timbul bagi warga sekitar.
Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo menjelaskan, asesmen dilakukan langsung di lokasi titik longsoran.
"Di Banmati ada dua titik longsor. Titik pertama panjangnya 25 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 5 meter. Sedangkan titik kedua panjangnya 10 meter dan lebar 4 meter,” ungkap Ariyanto.
Hasil pengamatan awal, sebagian tebing terkikis aliran sungai hingga memicu longsoran tanah.
“Asesmen kami lakukan untuk melihat secara langsung kondisi tanggul yang longsor. Juga untuk mengidentifikasi potensi risiko yang bisa berdampak kepada masyarakat,” jelas Ariyanto.
Ariyanto menambahkan, kondisi tebing sungai yang longsor perlu mendapat perhatian.
Dikhawatirkan longsoran meluas jika terjadi peningkatan debit air sungai. Terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Menurutnya, hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.
Sehingga potensi risiko bencana yang bisa mengancam lingkungan sekitar sungai dapat diminimalkan sejak dini.
“Setelah asesmen, semoga segera ditentukan langkah penanganan yang tepat. Karena ini penting untuk mengurangi risiko bagi masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Bengawan Solo,” bebernya.
Sementara itu, sinergi antara pemkab dengan pemerintah kelurahan sangat penting dalam upaya mitigasi bencana.
Terutama di wilayah yang berada di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo.
“Koordinasi dan sinergi terus kami lakukan, agar langkah penanganan dapat berjalan cepat dan tepat. Sehingga potensi dampak bagi masyarakat bisa diminimalkan,” bebernya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto