RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo terus mengawal pembayaran tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan.
Senin (16/3), Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama unsur tripartit inspeksi mendadak (sidak) ke dua perusahaan.
Hasilnya, seluruh karyawan dua perusahaan itu sudah mendapat THR.
Sidak pertama menyasar PT Chutex International Indonesia. Dilanjutkan ke PT Citra Warna Abadi.
“Hari ini kami pantauan di PT Chutex International Indonesia dan PT Citra Warna Abadi. Alhamdulillah dari pantauan ini, tidak ada karyawan yang belum menerima THR. Semuanya sudah dibayarkan,” kata Etik.
Etik menambahkan, komunikasi antara manajemen perusahaan dengan pekerja berjalan dengan baik. Dibuktikan tidak adanya keluhan terkait pembayaran THR.
Bahkan, perusahaan tetap memberikan THR kepada karyawan yang masa kerjanya belum genap satu tahun.
Nominalnya proporsional sesuai aturan yang ditetapkan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dispernaker) Sukoharjo.
“Jadi tidak hanya karyawan tetap, yang baru bekerja empat, lima, hingga enam bulan juga menerima THR. Proporsional sesuai aturan dari disnaker,” imbuh Etik.
Pada kesempatan ini, Etik mengapresiasi manajemen perusahaan yang mematuhi kewajiban pembayaran THR. Ia berharap seluruh perusahaan di Kota Makmur melakukan hal yang sama.
“Saya juga sudah komunikasi dengan unsur tripartit dan serikat buruh. Alhamdulillah di Sukoharjo sejauh ini tidak ada masalah terkait pembayaran THR,” bebernya.
Di sisi lain, Etik juga mengapresiasi kebijakan perusahaan yang memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.
“Saya lihat ada karyawan tunarungu. Artinya, perusahaan tidak hanya menerima karyawan dengan kondisi fisik normal, tetapi juga memberi kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas,” puji Etik.
Sementara itu, Etik menyebutkan kebutuhan tenaga kerja di Sukoharjo masih cukup besar. PT Chutex International Indonesia misalnya.
Perusahaan ini masih membutuhkan sekira 2 ribu tenaga kerja.
“Jika masyarakat Sukoharjo ada yang belum memiliki pekerjaan, segera melamar. Lulusan SD, SMP, hingga SMA bisa mendaftar. Nanti akan mendapat pelatihan terlebih dahulu. Penyandang disabilitas juga dipersilakan melamar,” ujar Etik. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto