RADARSOLO.COM - Rintik hujan tak meredupkan suasana hangat di Terminal Tipe B Sukoharjo, Senin malam (16/3).
Tercatat 450 perantau yang mengikuti program mudik gratis, tiba di kampung halaman dengan wajah semringah.
Istimewanya, kedatangan mereka disambut Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Sukoharjo Etik Suryani-Eko Sapto Purnomo.
Total sembilan armada bus disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo dalam program mudik gratis tahun ini.
Selain bupati dan wabup, kedatangan pemudik juga disambut Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto, Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra, serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro.
Pada kesempatan ini, Etik Suryani mengucapkan selamat datang kepada para perantau yang mengikuti program mudik gratis.
Menurutnya, momentum mudik merupakan saat yang paling dinantikan para perantau.
“Selamat datang kembali di Sukoharjo. Semoga kebersamaan dengan keluarga di kampung halaman ini membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi semuanya,” kata Etik.
Etik juga berharap suasana kekeluargaan dan kerukunan masyarakat terus terjaga.
Sehingga para perantau selalu memiliki alasan untuk rindu dan pulang meramaikan kampung halaman.
“Semoga di tahun-tahun mendatang, suasana semakin akrab dan rukun. Sukoharjo semakin ramai, karena warganya sejahtera,” imbuhnya.
Menurut Etik, program ini selain membantu masyarakat, juga mengurangi kepadatan arus lalu lintas saat arus mudik Lebaran.
Kesembilan bus yang mengangkut perantau, diberangkatkan dari Jakarta dan Bandung.
Rinciannya, enam bus diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.
Sedangkan tiga bus lainnya berangkat dari PT Dirgantara Indonesia di Bandung.
Menurut Etik, program mudik gratis tersebut tidak hanya membantu masyarakat karena menghemat biaya perjalanan.
Selain itu, juga meningkatkan keselamatan pemudik selama perjalanan.
“Kegiatan ini membantu kelancaran lalu lintas dan meningkatkan standar keselamatan perjalanan. Bagi masyarakat, tentu jauh lebih efisien dan pastinya lebih aman,” ucap Etik. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto