RADARSOLO.COM – Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Wakil Bupati (Wabup) Eko Sapto Purnomo meninjau kesiapan pembangunan masjid di lahan bekas Terminal Kartasura, Selasa (17/3).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan lokasi benar-benar siap sebelum proses pembangunan dimulai.
Saat tinjauan, Etik didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Mereka mengecek kondisi lahan, sekaligus memastikan berbagai aspek teknis telah memenuhi syarat untuk pembangunan.
Etik menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo komitmen menghadirkan fasilitas ibadah yang representatif di Kartasura.
Nantinya, masjid tidak hanya digunakan warga sekitar, tetapi juga pengguna jalan yang melintas di Jalan Solo-Semarang tersebut.
“Ke depan, insya Allah akan kami bangun sarana ibadah berupa masjid dengan ruang terbuka. Para perantau atau tamu yang ingin salat di sana, kami persilakan. Mohon doa restunya, tahun ini segera dibangun,” tegas Etik.
Masjid yang akan dibangun di lahan bekas Terminal Kartasura tersebut menjadi salah satu program strategis Pemkab Sukoharjo.
Lokasinya dinilai sangat strategis karena berada sekitar 500 meter dari Pasar Kartasura, sehingga mudah diakses masyarakat.
Lahan bekas terminal itu memiliki luas kurang lebih 3.644 meter persegi.
Pemkab telah menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk merealisasikan proyek tersebut, yakni Rp 25 miliar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo Bowo Sutopo memastikan, dokumen perencanaan telah rampung.
Ia menyebut Detail Engineering Design (DED) sudah tersedia dan proses selanjutnya tinggal menunggu tahapan lelang.
“DED sudah ada. Paling setelah Lebaran mulai dilelang,” bebernya.
Dengan kesiapan tersebut, pembangunan masjid di eks Terminal Kartasura diharapkan segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto