Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Aksi Humanis Polisi Sukoharjo: Tenangkan Lansia WNA Australia yang Mengamuk di Travel

Iwan Kawul • Jumat, 20 Maret 2026 | 05:06 WIB

RDM (kiri) yang bepergian bersama istrinya, S (70) ditenangkan di Pos Terpadu Simpang Lima Sukoharjo, Kamis (19/3/2026) malam.
RDM (kiri) yang bepergian bersama istrinya, S (70) ditenangkan di Pos Terpadu Simpang Lima Sukoharjo, Kamis (19/3/2026) malam.

RADARSOLO.COM-Petugas Pos Terpadu Simpang Lima Sukoharjo merespons cepat kejadian seorang warga negara asing (WNA) asal Australia yang mengamuk di dalam sebuah minibus travel, Kamis (19/3/2026) malam.

Lansia berinisial RDM (78) tersebut terpaksa diturunkan karena dinilai mengganggu kenyamanan penumpang lain saat dalam perjalanan menuju Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, melalui Kasat Lantas AKP Doohan OP menjelaskan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 22.13 WIB.

RDM yang bepergian bersama istrinya, S (70), diturunkan oleh sopir travel di area Pos Terpadu Simpang Lima karena emosinya yang tidak terkendali.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim kesehatan di posko, pria lanjut usia tersebut ternyata memiliki riwayat demensia, gangguan prostat, dan tekanan darah tinggi.

Kondisi medis ini membuatnya sering buang air kecil dalam waktu berdekatan, yang pada akhirnya memicu kepanikan serta ketidakstabilan emosi selama menempuh perjalanan darat yang panjang.

"Faktor kesehatan menjadi pemicu utama. Karena demensia, kondisi psikologisnya tidak stabil, ditambah lagi dengan penyakit prostat dan hipertensi yang dideritanya," terang AKP Doohan.

Mengetahui akar masalah tersebut, petugas gabungan dan tim medis langsung memberikan perawatan suportif serta pendampingan mental untuk menenangkan RDM.

Pasangan suami istri ini diketahui kelelahan setelah menempuh penerbangan panjang dari Sydney dan sempat telantar di Jakarta selama dua hari karena kehabisan tiket pesawat ke Yogyakarta, sehingga terpaksa menyewa travel darat.

Setelah mendapat penanganan dan situasinya kembali kondusif, RDM beserta istrinya akhirnya dijemput oleh pihak keluarga dari Bantul pada Jumat (20/3/2026) dini hari pukul 00.30 WIB.

AKP Doohan menegaskan bahwa tindakan petugas di lapangan murni mengedepankan aspek kemanusiaan.

Baca Juga: Cek Posyan Sragen, Kapolda Jateng: Personel Jangan Lengah di Puncak Mudik

"Kami pastikan pelayanan di Pos Terpadu tidak hanya fokus pada kelancaran lalu lintas dan pengamanan, tetapi juga kemanusiaan, terlebih menghadapi lansia dengan kondisi kesehatan khusus seperti ini," pungkasnya. (kwl)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Pos Terpadu Simpang Lima Sukoharjo #polres sukoharjo #Wna asal australia mengamuk di sukoharjo #australia #wna #lansia