RADARSOLO.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo mencatat terjadi lonjakan arus kendaraan pada H+1 dan H+2 arus mudik Lebaran 2026.
Ribuan kendaraan terpantau keluar dari wilayah Sukoharjo melalui sejumlah titik strategis, terutama di Kartasura dan Bulog Bulakrejo.
Kepala Dishub Kabupaten Sukoharjo Toni Sri Buntoro menjelaskan, hasil traffic counting menunjukkan volume kendaraan yang cukup tinggi, meski mulai terlihat fluktuasi pada hari berikutnya.
“Pada H+1 atau Minggu, 22 Maret 2026, di titik Kartasura tercatat sebanyak 18.534 kendaraan keluar dari arah Sukoharjo. Kepadatan tertinggi terjadi pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB,” ungkapnya saat dikonfirmasi Radarsolo.com, Selasa (24/3/2026).
Sementara itu, di titik Bulog Bulakrejo, jumlah kendaraan yang melintas jauh lebih tinggi,
Yakni mencapai 33.790 kendaraan. Arus terpadat di lokasi tersebut terjadi pada pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.
Memasuki H+2 atau Senin (23/3/2026), dishub kembali melakukan pemantauan. Hasilnya, jumlah kendaraan di Kartasura sedikit menurun menjadi 18.052 kendaraan, dengan puncak kepadatan bergeser ke pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.
”Untuk di Bulog Bulakrejo pada H+2 tercatat 31.852 kendaraan keluar dari Sukoharjo. Puncak arus justru lebih pagi, yakni pukul 09.00 sampai 10.00 WIB,” jelas Toni.
Ia menambahkan, meskipun terjadi penurunan jumlah kendaraan, arus lalu lintas masih tergolong ramai dan membutuhkan kewaspadaan dari para pengguna jalan.
Dishub Sukoharjo pun terus mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama.
“Kami mengingatkan kepada para pemudik untuk mengutamakan keselamatan. Jangan memaksakan kecepatan, karena keluarga menanti di rumah,” tegasnya.
Baca Juga: Alasan Warga Sragen Gemar Beli Madu ke Peternak Lebah: Harga Miring, Kualitas Terjamin 100 Persen
Dishub juga memastikan koordinasi dengan aparat kepolisian dan instansi terkait terus dilakukan untuk menjaga kelancaran arus mudik di wilayah Sukoharjo hingga puncak arus balik mendatang. (kwl/adi)
Editor : Adi Pras