Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ribuan Lowongan Kerja Menanti Dari Tekstil Sampai Industri Rokok, Warga KTP Sukoharjo Tak Perlu Merantau

Iwan Kawul • Rabu, 25 Maret 2026 | 13:34 WIB

Ilustrasi Bupati Sukoharjo Etik Suryani di salah satu pabrik di Sukoharjo, belum lama ini.
Ilustrasi Bupati Sukoharjo Etik Suryani di salah satu pabrik di Sukoharjo, belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Momentum mudik Lebaran 2026 menjadi peluang besar bagi warga Sukoharjo untuk kembali menetap di kampung halaman.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mengimbau masyarakat, khususnya para perantau, agar tidak perlu kembali ke kota besar karena tersedia ribuan lowongan kerja di berbagai perusahaan lokal.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyampaikan, ketersediaan lapangan pekerjaan tersebut diketahui saat melakukan pemantauan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026 di sejumlah perusahaan beberapa waktu lalu.

Dari hasil pemantauan, terdapat perusahaan di Kecamatan Grogol yang membuka lowongan hingga ribuan tenaga kerja.Baca Juga: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BPBD Sukoharjo Siapkan Bantuan Air BersihIWAN KAWUL/RADAR SOLO 

“Ribuan lowongan kerja yang tersedia di sejumlah perusahaan di berbagai sektor industri ini bisa dimanfaatkan warga, termasuk pemudik. Dengan bekerja di Sukoharjo, mereka bisa lebih dekat dengan keluarga dan tidak perlu lagi merantau jauh,” ujar Etik.

Menurutnya, Kecamatan Grogol sebagai kawasan industri memang menjadi pusat penyerapan tenaga kerja terbesar.

Banyaknya industri yang berdiri di wilayah tersebut berdampak signifikan terhadap perputaran ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja yang luas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo Setyo Aji Nugroho menambahkan, pihaknya kini telah menerapkan sistem pelaporan lowongan kerja secara terintegrasi dari perusahaan ke pemerintah daerah.

Langkah ini dilakukan agar informasi lowongan dapat tersebar luas dan tidak hanya diketahui secara internal.

“Sekarang setiap ada lowongan kerja, apalagi dalam jumlah besar, wajib dilaporkan ke dinas untuk kemudian kami sampaikan ke masyarakat. Ini untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja dan memastikan informasi tidak lagi terbatas,” jelasnya.

Berdasarkan data terbaru Disperinaker, total lowongan kerja yang tersedia saat ini mencapai 5.022 orang dari berbagai perusahaan di Sukoharjo.

Jumlah tersebut tersebar di beragam sektor industri, mulai dari tekstil, garmen, percetakan, retail, hingga industri rokok.

Beberapa perusahaan dengan kebutuhan tenaga kerja besar di antaranya PT Dan Liris sebanyak 148 orang, PT Panji Anom Setia dengan total 80 orang untuk berbagai posisi, serta PT Citra Mas Intimates yang membuka hingga 300 lowongan.

Selain itu, PT Sunwoo Garment membutuhkan 100 tenaga kerja, PT Young Tree Industries 50 orang, serta PT Djarum Unit Produksi Parangjoro membuka 560 lowongan.

Yang paling mencolok, PT Chutex International Indonesia membuka lowongan hingga 3.630 orang untuk berbagai posisi seperti sewing, quality control, ironing, packing, hingga mekanik.

Sementara sektor ritel juga turut menyerap tenaga kerja, seperti Indomaret yang membuka 56 lowongan untuk posisi driver dan store crew.

Setyo Aji menegaskan, banyaknya lowongan kerja ini dipengaruhi oleh peningkatan produksi industri seiring tingginya permintaan pasar. Selain itu, hadirnya perusahaan baru juga turut menambah peluang kerja bagi masyarakat.

“Lowongan ini datang dari perusahaan lama yang ekspansi maupun perusahaan baru. Sektor yang dominan masih tekstil, pakaian jadi, rokok, dan industri pendukung lainnya,” lanjutnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#bupati sukoharjo #Etik Suryani #sukoharjo #Lowongan kerja sukoharjo