Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ditinggal Pemilik Salat Subuh Di Masjid, Rumah Produksi Gitar Di Desa Ngrombo Sukoharjo Ludes Terbakar, Kerugian Rp 100 Juta

Iwan Kawul • Rabu, 25 Maret 2026 | 16:19 WIB

 

Petugas damkar padamkan api di rumah produksi gitar di Kampung Pulorejo, Desa Ngrombo, Baki, Sukoharjo, Rabu (25/3).
Petugas damkar padamkan api di rumah produksi gitar di Kampung Pulorejo, Desa Ngrombo, Baki, Sukoharjo, Rabu (25/3).

RADARSOLO.COM – Kebakaran melanda rumah produksi gitar di Kampung Pulorejo, Desa Ngrombo, Baki, Rabu pagi (25/3).

Peristiwa yang terjadi menjelang waktu Subuh itu menghanguskan sebagian besar bangunan dengan estimasi kerugian mencapai Rp100 juta.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Sukoharjo Margono saat dikonfirmasi, Rabu (25/3), menjelaskan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 05.13 WIB.

Petugas langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi dalam waktu sekitar 17 menit.

“Begitu menerima laporan, tim langsung berangkat pukul 05.15 WIB dan sampai di lokasi pukul 05.33 WIB. Kami mengerahkan dua unit armada pancar dan satu unit tangki untuk melakukan pemadaman,” jelasnya.

Objek yang terbakar merupakan rumah sekaligus tempat produksi gitar milik Suharmoko. Luas area yang terbakar sekitar 7 x 12 meter dari total bangunan 8 x 12 meter, dengan tingkat kerusakan mencapai 90 persen.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah sedang melaksanakan salat Subuh di masjid, sehingga kondisi rumah dalam keadaan kosong.

“Api diduga berasal dari arus pendek listrik. Warga yang melihat asap kemudian berinisiatif mengecek dan berusaha memadamkan api sambil menghubungi damkar agar kebakaran tidak meluas ke pemukiman sekitar,” ungkap Margono.

Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 18.000 liter air. Api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah warga di sekitarnya yang sempat terancam.

Selain petugas Damkar Sukoharjo, penanganan juga melibatkan Polsek Baki, pemerintah desa setempat, warga, serta bantuan dari Damkar Solo.

Margono menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik. Terutama pada bangunan yang digunakan untuk usaha produksi.

“Pastikan instalasi listrik aman dan rutin dilakukan pengecekan untuk mencegah kejadian serupa,” tandasnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#pabrik gitar ngrombo sukoharjo terbakar #industri gitar desa ngrombo #Desa Ngrombo #sukoharjo #kebakaran pabrik gitar ngrombo sukoharjo #damkar sukoharjo #kecamatan baki