RADARSOLO.COM – Anda pecinta buah alpukat? Beruntung sekali karena di Dusun Wonosari, Desa/Kecamatan Polokarto, Sukoharjo bulan April 2026 ini panen raya alpukat miki.
Alpukat Miki adalah varietas genjah (cepat berbuah). Cocok ditanam di dataran rendah dan tinggi.
Alpukat jenis ini banyak diburu, karena dagingnya tebal, berwarna kuning, rasanya pulen dan gurih, serta tidak pahit. Keunggulan utamanya adalah kulit tebal, sehingga tahan serangan ulat buah, serta berbuah dompolan lebat.
Nah, di Polokarto, kebun alpukat miki dikelola BUMDes Makmur Sejahtera. Saat ini memasuki masa panen kedua sejak ditanam tiga tahun lalu.
Berlokasi di Dusun Wonosari, alpukat miki ditanam di kebun seluas 3 hektare. Pengunjung atau wisatawan yang datang akan dimanjakan pengalaman berbeda ketika memetik alpukat langsung dari pohonnya.
Kepala Desa (Kades) Polokarto Suharno mengatakan, saat ini terdapat 950 batang pohon alpukat miki yang sudah produktif. Setiap pohon mampu menghasilkan rata-rata lebih dari 15 kilogram buah dalam satu kali panen.
“Ini sudah panen kedua sejak ditanam tiga tahun lalu. Untuk jenis miki ini hasilnya cukup bagus, rata-rata per batang bisa lebih dari kg,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (31/3).
Suharno menjelaskan, sistem panen dilakukan secara bertahap setiap dua hari sekali, agar buah yang dipetik benar-benar dalam kondisi matang optimal dan siap konsumsi.
“Panen kami lakukan dua hari sekali supaya kualitas tetap terjaga dan buah yang diambil memang sudah siap,” jelasnya.
Suharno menambahkan, kebun alpukat ini juga dikembangkan sebagai agrowisata desa. Masyarakat umum dipersilakan datang, memetik sendiri alpukat dari pohon, kemudian ditimbang dan langsung dibayar di lokasi.
“Harganya Rp 20 ribu per kg. Jadi, pengunjung bisa merasakan sensasi petik alpukat langsung dari kebun,” tambahnya.
Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya meningkatkan nilai jual hasil panen, tetapi juga membuka peluang wisata berbasis desa yang berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar.
“Harapannya ini bisa jadi daya tarik wisata sekaligus meningkatkan pendapatan desa melalui BUMDes,” bebernya.
Saat memetik alpukat miki langsung dari pohon, ada kemungkinan buahnya belum matang. Tips memilih alpukat miki yang matang sempurna sangat mudah.
Ciri-cirinya, pilih alpukat miki yang kulitnya hijau tua dan kusam (bukan mengkilap). Selain itu, perhatikan bagian tangkai buahnya. Jika berwarna cokelat tua, dipastikan sudah matang sempurna.
Cara selanjurnya, coba goyang-goyang buah alpukat miki. Jika berbunyi "klotok-klotok", tandanya biji terlepas dari daging dan dipastikan matang sempurna. Selamat mencoba. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto