RADARSOLO.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sukoharjo, akhir-akhir ini sering menyebabkan bencana. Di antaranya pohon tumbang dan kerusakan bangunan.
Meminimalkan risiko tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo giatkan mitigasi dengan memangkas dahan hingga menebang pohon tua.
Hasil asesmen dan laporan masyarakat, terdapat dua batang pohon yang rawan tumbang di Kelurahan Bulakrejo, Kecamatan Sukoharjo Kota. Pohon tersebut saling berdekatan, tumbuh di tepi jalan menuju Kampung Setran.
Mencegah pohon tumbang dan meminimalkan dampak bencana, BPBD menebang kedua pohon itu, Senin (13/4).
Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo menjelaskan, penebangan pohon merupakan tindak lanjut atas permohonan warga sekitar.
“Dua pohon yang ditebang itu kondisinya sudah berusia tua dan berpotensi tumbang. Sehingga cukup membahayakan warga yang melintas di jalur tersebut,” kata Ariyanto.
Ariyanto menambahkan, selain faktor usia, keberadaan instalasi kabel listrik yang menempel pada batang dan cabang pohon juga menjadi pertimbangan. Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi. Terutama saat kawasan sekitar dilanda hujan deras disertai angin kencang.
Baca Juga: Aula Masjid Al Fajar Sukoharjo Terbakar, Damkar Datang, 3 Menit Api Padam
“Kalau dibiarkan, bisa membahayakan pengguna jalan. Selain itu, juga berpotensi mengganggu jaringan listrik apabila tumbang,” bebernya.
Ariyanto menegaskan, penebangan pohon ini bagian dari langkah preventif untuk mengurangi dampak bencana. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika ada temuan pohon yang rawan tumbang.
“Ini bentuk upaya kami dalam menjaga keamanan dan keselamatan bersama. Kami harap masyarakat proaktif untuk melaporkan potensi bahaya di lingkungan masing-masing,” ujarnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto