Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Banjir Rendam Sukoharjo, Akses Jalan Cemani–Konimex Tak Bisa Dilalui

Iwan Kawul • Rabu, 15 April 2026 | 06:54 WIB
Banjir setinggi betis orang dewasa rendam jalan dari arah utara Balai Desa Cemani menuju selatan ke arah PT Konimex di Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Rabu pagi (15/4).
Banjir setinggi betis orang dewasa rendam jalan dari arah utara Balai Desa Cemani menuju selatan ke arah PT Konimex di Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Rabu pagi (15/4).
 
RADARSOLO.COM –Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Sukoharjo sejak Selasa (14/4) sore hingga Rabu dini hari (15/4) mengakibatkan banjir di sejumlah titik.
 
Bahkan Rabu paginya, genangan air masih belum sepenuhnya surut dan mengganggu aktivitas warga.
 
Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo mengatakan, banjir masih terjadi di beberapa wilayah, terutama di Kecamatan Grogol dan Baki.
 
Salah satu titik yang terdampak cukup parah yakni jalan dari arah utara Balai Desa Cemani menuju selatan ke arah PT Konimex.
 
“Untuk akses jalan dari Balai Desa Cemani ke arah PT Konimex saat ini tidak bisa dilalui. Masih terdapat genangan air dengan ketinggian antara mata kaki hingga betis,” jelas Ariyanto.
 
Selain itu, banjir juga masih menggenangi sejumlah wilayah di Desa Manang dan Gentan, Kecamatan Baki. Bahkan, jalan raya Manang–Pajang hingga pagi ini masih tergenang air sehingga memperlambat arus lalu lintas dan mobilitas warga.
 
 
Menurut Ariyanto, kondisi tersebut dipicu tingginya curah hujan yang terjadi dalam durasi cukup lama sehingga menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke permukiman serta jalan.
 
“Beberapa lokasi masih terdapat genangan karena aliran air belum sepenuhnya surut,” imbuhnya.
 
BPBD juga mencatat sejumlah warga masih mengungsi hingga Rabu pagi. Evakuasi dilakukan terutama terhadap kelompok rentan seperti lansia dan balita.
 
Mereka sementara waktu ditempatkan di rumah kerabat yang dinilai lebih aman dari potensi banjir susulan.
 
“Sejumlah lansia dan balita sudah kami bantu evakuasi ke tempat yang lebih aman, sebagian besar ke rumah keluarga terdekat,” ungkapnya.
 
Saat ini, BPBD Sukoharjo bersama instansi terkait masih terus melakukan pemantauan dan asesmen di lokasi terdampak banjir.
 
Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperparah kondisi genangan di wilayah tersebut. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto
#Grogol banjir #sukoharjo kebanjiran #sukoharjo #banjir sukoharjo