Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Puluhan Sekolah di Sukoharjo Terdampak Banjir, KBM Diliburkan

Iwan Kawul • Rabu, 15 April 2026 | 07:40 WIB
Banjir menggenangi ruang kelas SMPN 2 Grogol Sukoharjo, Selasa malam (14/4).
Banjir menggenangi ruang kelas SMPN 2 Grogol Sukoharjo, Selasa malam (14/4).
RADARSOLO.COM – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Sukoharjo sejak Selasa (14/4) sore hingga Rabu dini hari (15/4) mengakibatkan banjir di sejumlah titik.
 
Dampaknya tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga sejumlah sekolah. Sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) pada Rabu pagi terpaksa diliburkan.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo Havid Danang Purnomo Widodo mengatakan, berdasarkan data sementara, puluhan sekolah dasar (SD) di beberapa kecamatan terdampak banjir dengan kondisi bervariasi, mulai dari halaman tergenang hingga air menggenangi ruang kelas.
 
“Untuk sementara, murid di sekolah-sekolah yang terdampak kami liburkan karena kondisi tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujarnya, Rabu (15/4) lagi.
 
Baca Juga: Banjir Rendam Sukoharjo, Akses Jalan Cemani–Konimex Tak Bisa Dilalui
 
Di Kecamatan Grogol, beberapa sekolah yang terdampak antara lain SDN Sanggrahan 01 di mana air masuk ke ruang guru dan kelas, juga SDN Cemani 05 yabg seluruh halamannya terendam.
 
Selain itu, SDN Langenharjo 03, SDN Madegondo 03, dan SDN Telukan 03, serta SMPN 2 Grogol ikut terendam air.
 
Sementara di Kecamatan Baki, dampak banjir terpantau lebih luas. Di SDN Baki Pandeyan 1, akses masuk dan area parkir terendam air.
 
SDN Purbayan 02 dilaporkan air masuk ke kantin, sedangkan SDN Purbayan 01 mengalami banjir setinggi lutut orang dewasa hingga masuk ke rumah penjaga dan ruang kelas.
 
Kondisi cukup parah terjadi di SDN Duwet 02, di mana air masuk ke sejumlah ruang kelas, ruang guru, dan toilet siswa sehingga KBM sangat terganggu.
 
Baca Juga: Tinjau Area Terdampak Banjir, Respati Siapkan Kebutuhan Logistik hingga Lokasi Pengungsian
 
Di SDN Duwet 01, air juga masuk ke rumah dinas dan toilet, sementara halaman masih tergenang.
 
Banjir juga merendam hampir seluruh area SDN Gentan 02, termasuk ruang kelas I-VI, ruang guru, ruang kepala sekolah, hingga rumah penjaga.
 
Sedangkan di SDN Gentan 01, genangan air mulai dari gerbang hingga seluruh halaman, bahkan masuk ke beberapa ruang kelas, kantin, dapur kantor guru, kamar mandi, dan ruang gamelan.
 
Di Kecamatan Gatak, beberapa sekolah juga terdampak, di antaranya SDN Krajan 02 dengan genangan air di halaman setinggi sekitar 60 sentimeter.
 
SDN Blimbing 01 dan SDN Krajan 01 dengan seluruh halaman terendam, serta SDN Sraten 01 yang halamannya tergenang air.
 
Havid menjelaskan, pihaknya terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan sekolah-sekolah terdampak untuk memastikan keselamatan siswa serta kesiapan sarana prasarana sebelum KBM kembali dilaksanakan.
 
“Kami prioritaskan keselamatan siswa dan guru. Sekolah akan kembali dibuka setelah kondisi benar-benar aman dan memungkinkan,” tegasnya.
 
Pihaknya juga mengimbau sekolah untuk melakukan pembersihan lingkungan dan pengecekan fasilitas yang terdampak banjir sebelum aktivitas belajar dimulai kembali. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto
#Puluhan sekolah di sukoharjo kebanjiran #sukoharjo kebanjiran #disdikbud sukoharjo #banjir sukoharjo