Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ruas Sukoharjo-Solo Via Tanjunganom dan Joyontakan Macet, Polisi Berlakukan Contra Flow

fery ardi susanto • Rabu, 15 April 2026 | 12:14 WIB
Kemacetan kendaraan dari arah Sukoharjo menuju Solo, tepatnya di Joyotakan, Serengan karena banjit, Rabu (15/4).(ARIIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
Kemacetan kendaraan dari arah Sukoharjo menuju Solo, tepatnya di Joyotakan, Serengan karena banjit, Rabu (15/4).(ARIIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM – Arus lalu lintas dari arah Ke Sukoharjo menuju Solo melalui Tanjunganom hingga Joyontakan mengalami kemacetan cukup parah, akibat genangan air dan banjir yang melanda wilayah Solo Baru, Rabu (15/4).
 
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo melalui Kasalantas AKP Doohan Octa Prasetya menyampaikan, kondisi lalu lintas di sekitar Patung Ir Soekarno Solo Baru terpantau ramai dan tersendat.
 
Hal itu dipicu genangan air di sejumlah ruas jalan yang menghambat laju kendaraan.
 
“Untuk situasi arus lalu lintas saat ini cukup ramai dan tersendat, khususnya dari arah Sukoharjo menuju Solo. Ini dikarenakan adanya genangan air atau banjir di wilayah Solo Baru,” ujar Dohon saat memantau di lapangan.
 
Ia menjelaskan, baik dari arah Sukoharjo menuju Solo maupun sebaliknya, arus kendaraan terpantau padat merayap.
 
Baca Juga: Sudah Surut, Tiba-tiba Banjir Datang Lagi! Warga Joyotakan Kaget Pagi Hari
 
Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai mata kaki pengendara, sehingga memperlambat laju kendaraan.
 
Petugas kepolisian pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan terdampak banjir, khususnya di sekitar Bundaran Pandawa dan Solo Baru.
 
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melintas di wilayah Solo Baru agar tetap berhati-hati, mengutamakan keselamatan daripada kecepatan,” tegasnya.
 
Baca Juga: Parah! Inilah Sekolah-Sekolah di Sukoharjo yang Terdampak Banjir
 
Sementara itu, kondisi di kawasan Tanjunganom dilaporkan lebih parah. Ketinggian air di lokasi tersebut hampir mencapai lutut orang dewasa, sehingga menyebabkan arus lalu lintas dari Sukoharjo menuju Soli tersendat cukup panjang.
 
“Untuk arus dari Sukoharjo ke arah Solo terpantau padat merayap karena genangan air cukup tinggi. Sedangkan dari arah Solo menuju Sukoharjo relatif lebih lancar,” ungkapnya.
 
Untuk mengurai kemacetan, petugas memberlakukan sistem contra flow di lokasi terdampak.
 
Satu lajur difungsikan khusus untuk kendaraan roda dua dari arah Sukoharjo menuju Solo, sementara kendaraan roda empat diarahkan melalui lajur tertentu dengan pengawasan petugas.
 
“Kami berlakukan contra flow. Untuk roda dua kami arahkan satu lajur menuju Solo. Sedangkan roda empat kami persilakan melintas, namun harus mengikuti lajur paling kanan,” jelasnya.
 
Selain pengaturan lalu lintas, petugas gabungan dari kepolisian, Damkar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta BPBD juga terus melakukan upaya penanganan banjir, termasuk penyedotan air agar genangan segera surut dan akses jalan kembali normal.
 
“Kami bersama instansi terkait saat ini melakukan penyedotan air agar segera surut dan bisa dilalui masyarakat kembali,” pungkasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto
#Solobaru banjir #sukoharjo kebanjiran #banjir sukoharjo #Satlantas Polres Sukoharjo