Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Banjir Sukoharjo Surut, Pengungsi Sudah Pulang, BPBD Prioritas Bersihkan Sekolahan Dan Permukiman

Iwan Kawul • Kamis, 16 April 2026 | 15:29 WIB
(ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Siswa SDN Sanggarahan 01, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo membersihkan ruang kelasnya yang tergenang air dan lumpur karena banjir, kemarin (16/4). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Kondisi pascabanjir di Kabupaten Sukoharjo berangsur pulih, Kamis (16/4).

Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo fokus membersihkan permukiman dan sekolahan yang terdampak banjir.

Di sisi lain, pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.

Data terbaru Kamis pukul 10.00, jumlah pengungsi dinyatakan nihil. Mereka sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan lingkungan.

“Sejak pagi sudah meninggalkan lokasi pengungsian untuk bersih-bersih. Lansia (lanjut usia) dan balita menyusul pada siangnya,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo.

Baca Juga: Sulap Lahan Tidur Jadi "Sekolah Tani", Perusahaan Garmen ini Siapkan Masa Depan Buruh Jelang Pensiun

Meski kondisi mulai membaik, BPBD masih melanjutkan sejumlah kegiatan penanganan dampak banjir. Di antaranya operasional dapur umum untuk kebutuhan sarapan dan makan siang. Termasuk membersihkan wilayah terdampak, pengecekan lapangan secara mobile, hingga distribusi nasi bungkus ke warga.

Selain itu, BPBD juga memprioritaskan pembersihan fasilitas umum. Khususnya sekolah-sekolah yang terdampak banjir dan lumpur.

Baca Juga: Kompor Dapur Umum Korban Banjir di Grogol Sukoharjo Meleduk, Tiga Relawan Terluka Ringan saat Siapkan 2.500 Porsi Makan

Kebutuhan mendesak saat ini, meliputi paket peralatan kebersihan, logistik untuk dapur umum, serta suplai air bersih untuk proses pembersihan di sejumlah sekolah. Di antaranya SMPN 2 Grogol, SMPN 1 Baki, serta SDN Madegondo 3 yang masih dalam proses penanganan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo Havid Danang Purnomo Widodo menjelaskan, telah mengerahkan paguyuban penjaga sekolah untuk membantu proses pembersihan.

“Siswa sudah mulai masuk, namun pembelajaran belum maksimal. Masih dilakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekolah,” kata Havid.

Data sementara mencatat, 25 sekolah dasar (SD) terdampak banjir yang tersebar di Kecamatan Gatak, Grogol, Baki, dan Kartasura. Total siswa terdampak mencapai 3.199 anak. Rinciannya Kecamatan Grogol 712 siswa, Baki 1.236 siswa, Gatak 847 siswa, dan Kartasura 404 siswa.

Selain itu, genangan cukup tinggi juga melanda SMPN 2 Grogol, dengan jumlah siswa terdampak 909 anak.

BPBD bersama instansi terkait terus berupaya mempercepat pemulihan, khususnya di sektor pendidikan dan permukiman warga. Pembersihan lumpur dan distribusi bantuan logistik menjadi fokus utama agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal dalam waktu dekat. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#sukoharjo kebanjiran #BPBD Sukoharjo #disdikbud sukoharjo #sukoharjo #banjir sukoharjo