RADARSOLO.COM – Rabu siang (15/4) yang tenang di Kampung Jatimalang RT 01 RW 01, Desa Kateguhan, Tawangsari, Sukoharjo mendadak gempar.
Satu unit mobil Daihatsu Espass terbakar hebat. Beruntung tidak ada korban, setelah pengemudinya berhasil melompat dan menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP Sukoharjo Margono menjelaskan, laporan kebakaran diterima pukul 11.54 WIB dari seorang warga. Tim Damkar langsung bergerak dua menit berselang, dan tiba di lokasi sekira pukul 12.13 WIB dengan waktu respons 15 menit.
“Objek yang terbakar adalah satu unit mobil. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” jelas Margono.
Baca Juga: Banjir Sukoharjo Surut, Pengungsi Sudah Pulang, BPBD Prioritas Bersihkan Sekolahan Dan Permukiman
Menurut keterangan saksi di lapangan, mobil yang dikendarai Abu tersebut awalnya melaju dari arah barat dan sempat mogok. Setelah berhasil dihidupkan kembali, mobil lalu dipacu pemiliknya.
Namun setelah berjalan beberapa meter, api tiba-tiba muncul. Mungkin karena panik, mobil lalu ditabrakkan ke tiang kabel fiber optic internet di tepi jalan. Setelah itu pengemudi langsung lompat keluar dari mobil.
Korban lalu meminta pertolongan warga sekitar untuk membantu memadamkan api. Namun, api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian mobil.
Baca Juga: Sulap Lahan Tidur Jadi "Sekolah Tani", Perusahaan Garmen ini Siapkan Masa Depan Buruh Jelang Pensiun
“Api sudah terlanjur membesar saat warga berupaya membantu, sehingga akhirnya dilaporkan ke damkar untuk penanganan lebih lanjut,” beber Margono.
Petugas Damkar dari Regu 02 Sukoharjo diterjunkan ke lokasi dengan satu unit mobil pemadam. Proses pemadaman menghabiskan sekitar 3.000 liter air hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Sementara itu, tidak ada objek lain di sekitar lokasi yang terdampak kebakaran.
Penanganan kebakaran juga melibatkan unsur forkompimca setempat. Setelah proses pemadaman selesai, seluruh peralatan dan personel damkar dipastikan kembali dalam kondisi lengkap dan siap siaga.
Margono mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan kondisi kendaraan guna mencegah kejadian serupa. Terutama terkait sistem kelistrikan dan bahan bakar yang berpotensi memicu kebakaran.
“Jika menemukan tanda-tanda tidak normal pada kendaraan, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan untuk menghindari risiko kebakaran,” pesannya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto