RADARSOLO.COM – Rumah mewah dua lantai milik owner objek wisata air Kidoland Dewan Dwi Anggoro di Kampung Gunungan RT 02 RW 06, Desa/Kecamatan Nguter, Sukoharjo terbakar, Jumat (17/4).
Dugaan sementara, kebakaran dipicu hubungan pendek arus listrik alias korsleting. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Sukoharjo Margono menjelaskan, laporan kebakaran diterima pukul 11.30 WIB. Tim pemadam langsung bergerak cepat menuju lokasi, hanya berselang empat menit setelah laporan masuk.
“Petugas berangkat pukul 11.34 WIB dan tiba di lokasi sekira pukul 11.45 WIB, dengan jarak tempuh kurang lebih 7 kilometer. Respons time sekira 11 menit,” jelas Margono.
Berdasarkan laporan di lapangan, api pertama kali diketahui oleh warga yang sedang mempersiapkan kegiatan Jumat berkah di Masjid Al Barokah. Mereka melihat kepulan asap hitam pekat dari dalam rumah korban.
Baca Juga: Perempuan Muda Kendalikan Peredaran Sabu Di Kartasura Sukoharjo, Barang Bukti Nyaris 1 Kg
“Warga kemudian berinisiatif masuk ke dalam rumah dan mendapati api sudah membakar bagian ruang tamu. Selanjutnya warga menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujarnya.
Sebanyak dua unit mobil pemadam diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut, dengan estimasi penggunaan air sekira 3.000 liter. Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan, terutama di lantai dua dan lantai tiga bangunan untuk memastikan api benar-benar padam.
“Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal dengan estimasi kerusakan sekitar 10 persen. Sementara sekitar 90 persen bangunan berhasil diselamatkan,” jelas Margono.
Baca Juga: Unik! SPPG Bakalan Sukoharjo Siapkan Menu Tongseng Domba Untuk MBG
Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Namun demikian, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
Proses pemadaman juga melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Polsek Nguter, Koramil Nguter, relawan, serta warga sekitar yang turut membantu di lokasi kejadian.
Sementara itu, pemilik rumah Dewan Dwi Anggoro bersyukur tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Ia mengaku saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong.
“Kami sangat berterima kasih kepada warga, relawan, damkar, serta TNI/Polri yang sudah membantu memadamkan api,” hematnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto