Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Progres Sekolah Rakyat Di Sukoharjo Sudah 50 Persen, Segera Sosialisasi Penjaringan Murid Dengan Melibatkan Kemensos

Iwan Kawul • Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB
Ilustrasi monev proyek Sekolah Rakyat (SR) di Sukoharjo. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Ilustrasi monev proyek Sekolah Rakyat (SR) di Sukoharjo. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Jombor, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo terus dikebut.

Proyek strategis nasional (PSN) dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut ditargetkan rampung akhir Juni 2026, dan mulai beroperasi pada Juli 2026 mendatang.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo Yunia Wahdiyati menjelaskan, progres pembangunan fisik SR saat ini menunjukkan perkembangan signifikan.

Meski belum menerima data detail terbaru, Yunia memperkirakan capaian pembangunan sudah mendekati setengah dari keseluruhan proyek.

“Progres pembangunan fisik minggu ini kelihatannya 50 persen. Namun untuk angka pastinya, kami masih menunggu update terbaru,” ujarnya.

Baca Juga: Rayap Besi Nekat Beraksi Di Siang Bolong, Sikat Rel KA Solo-Jogja Di Gatak Sukoharjo

Selain pembangunan fisik, persiapan operasional juga mulai dimatangkan. Yunia menyebut pihaknya telah menjadwalkan kegiatan sosialisasi penjangkauan calon murid Sekolah Rakyat pada 29 April mendatang.

“Insya Allah tanggal 29 kami akan mengadakan sosialisasi penjangkauan murid SR, dengan narasumber dari Kemensos dan juga praktik baik dari kepala sekolah yang sudah menyelenggarakan Sekolah Rakyat,” jelasnya.

Baca Juga: Dua Ekor Sapi di Tawangsari Sukoharjo Terbakar Akibat Perapian 'Bedian', Bagaimana Kondisinya?

Tak hanya itu, pada hari yang sama juga akan dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) oleh Kementerian Sosial terhadap perkembangan program Sekolah Rakyat di Sukoharjo.

“Sekaligus akan ada monev dari Kemensos. Semoga waktunya tidak berubah,” imbuhnya.

Sekolah Rakyat yang dibangun di Jombor ini dirancang sebagai sekolah asrama (boarding school) gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Fasilitas ini direncanakan mampu menampung hingga 1.080 siswa. Program ini tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga memberikan layanan kesehatan serta pembinaan karakter bagi para siswa.

Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan di daerah.

Dengan target penyelesaian yang tinggal beberapa bulan lagi, Pemkab Sukoharjo bersama pemerintah pusat terus berupaya memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana agar Sekolah Rakyat dapat segera dimanfaatkan masyarakat. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Dinsos Sukoharjo #kemensos #sukoharjo #sekolah rakyat sukoharjo