Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

TMMD Bangun Dua Jembatan Di Genengsari Polokarto, Dibuka Wabup Sukoharjo Eko Sapto

Iwan Kawul • Rabu, 22 April 2026 | 14:08 WIB
Wabup Sukoharjo Eko Sapto Purnomo buka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Genengsari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (22/4). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Wabup Sukoharjo Eko Sapto Purnomo buka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Genengsari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (22/4). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 resmi dibuka di Desa Genengsari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (22/4).

TMMD dibuka Wakil Bupati (Wabup) Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, mewakili Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

Eko menyampaikan, TMMD tahap kedua tahun 2026 ini menyasar pembangunan fisik dan nonfisik sebagai upaya percepatan pembangunan di pedesaan.

Untuk sasaran fisik, kegiatan meliputi pembangunan dua unit jembatan, dua titik talut jalan, serta perbaikan jalan makadam sepanjang ratusan meter.

Baca Juga: Dramatis! Induk Dan Anak Sapi Di Sukoharjo Selamat Setelah Melahirkan Lewat Operasi Sesar

“Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat. Kehadiran TMMD diharapkan mampu mengakselerasi pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus melibatkan mereka secara langsung dalam prosesnya,” ujar Eko.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik, seperti pembinaan wawasan kebangsaan, sosialisasi keluarga berencana (KB), pencegahan stunting, penyuluhan pertanian, serta pelayanan administrasi kependudukan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam program ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki sehingga hasil pembangunan dapat dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Jelang Pilkades Serentak 2026, Warga Nguter Sukoharjo Diteror Intimidasi Pria Bercadar, Kapolres: Jangan Takut Melapor!

Sementara itu, Kasdim 0726/Sukoharjo Mayor Inf Moch Aziz Yuli Anshory menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD akan berlangsung selama 30 hari dengan target penyelesaian seluruh sasaran secara optimal.

“Kami akan melaksanakan kegiatan ini sebaik-baiknya sesuai amanah, dengan komitmen TMMD melangkah membangun desa. Seluruh sasaran, baik fisik maupun nonfisik, diharapkan berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan dalam program ini merupakan perbaikan dari jembatan yang telah ada sebelumnya. Dimana dalam hal ini untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat, khususnya dalam mendukung distribusi hasil pertanian.

Adapun rincian sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Genengsari meliputi pembangunan Jembatan I dengan panjang 6 meter, lebar 3,5 meter, dan tinggi 4,5 meter, serta Jembatan II dengan panjang 4 meter, lebar 3,5 meter, dan tinggi 3,75 meter.

Selain itu, dibangun talut jalan I sepanjang 10,2 meter dan talut jalan II sepanjang 290 meter, masing-masing dengan lebar atas 30 cm, lebar bawah 50 cm, dan tinggi 70 cm.

Melalui program ini, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin lancar, terutama untuk menunjang kegiatan ekonomi warga, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam pembangunan desa. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Tmmd tahap 2 2026 Sukoharjo #Tmmd desa genengsari polokarto #wabup sukoharjo eko sapto purnomo #TMMD Sukoharjo #sukoharjo