Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Persiapan May Day, Simulasi Tangkal Huru Hara Libatkan 519 Personel Gabungan

Iwan Kawul • Kamis, 23 April 2026 | 13:52 WIB
Simulasi penanganan huru hara di halaman Sekda Sukoharjo, Kamis (23/4).
Simulasi penanganan huru hara di halaman Sekda Sukoharjo, Kamis (23/4). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
 
RADARSOLO.COM - Polres Sukoharjo menggelar latihan simulasi penanganan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan situasi kontingensi, termasuk skenario unjuk rasa yang berujung anarkis.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan lintas instansi, guna menguji kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kemungkinan terburuk di lapangan, termasuk menghadapi Hari Buruh Internasional alias May Day.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menjelaskan, latihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan personel dalam menangani dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Baca Juga: Kartasura Sukoharjo Darurat Narkoba! Sindikat Pengedar Ganja dan Tembakau Sinte Terbongkar, Dikendalikan Dari Lapas
“Pada hari ini kita melaksanakan latihan simulasi penanganan kegiatan masyarakat yang berimplikasi pada kontingensi, yakni adanya unjuk rasa yang berakhir anarkis. Dalam kegiatan ini, kita juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder lainnya,” uangkapnya.
Latihan sengaja digelar di lingkungan kantor pemerintah daerah dengan izin Bupati Sukoharjo Etik Suryani, guna menghadirkan gambaran situasi yang lebih realistis apabila terjadi peristiwa serupa di wilayah Kabupaten Sukoharjo.
Baca Juga: Jelang Pilkades Serentak 2026, Warga Nguter Sukoharjo Diteror Intimidasi Pria Bercadar, Kapolres: Jangan Takut Melapor!
Menurut Anggaito, melalui pelatihan ini pihaknya ingin memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi. Meski demikian, ia berharap kondisi tersebut hanya terjadi dalam simulasi latihan.
“Kita mempersiapkan kemungkinan-kemungkinan terburuk. Namun tentu kita berharap situasi seperti ini hanya terjadi dalam latihan, bukan dalam kondisi nyata. Dengan pelibatan seluruh stakeholder serta peningkatan kemampuan personel dan sarana-prasarana, kita optimistis Kabupaten Sukoharjo siap menghadapi situasi apapun,” tegasnya.
Secara teknis, latihan ini merupakan bagian dari Pelatihan Pengendalian Huru-Hara (PHH) yang mengacu pada tahapan penanganan sesuai prosedur, mulai dari situasi hijau (aman), kuning (waspada), hingga merah (anarkis).
Dalam simulasi tersebut, diperagakan berbagai tahapan penanganan, mulai dari peran negosiator, Dalmas awal, hingga tindakan tegas terhadap pelaku kerusuhan.
Selain itu, personel juga menampilkan kemampuan bela diri, kerja sama tim, serta penggunaan sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. Evaluasi terhadap jalannya latihan akan dilakukan sebagai bahan perbaikan dan pengembangan ke depan.
Dalam kegiatan ini, total sebanyak 519 personel diterjunkan, terdiri dari sekitar 400 personel Polres Sukoharjo serta dukungan sekitar 60 personel dari unsur TNI dan pemerintah daerah.
Baca Juga: Dramatis! Induk Dan Anak Sapi Di Sukoharjo Selamat Setelah Melahirkan Lewat Operasi Sesar
Dengan latihan ini, diharapkan sinergitas antarinstansi semakin solid serta mampu memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat dalam setiap situasi. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto
#Simulasi huru hara #polres sukoharjo #may day #sukoharjo