Tak Harus Mewah, Terminal Tawangsari Sukoharjo Jadi Arena Turnamen E-Sport, Ini Daftar Pemenangnya
Iwan Kawul• Minggu, 26 April 2026 | 10:21 WIB
Puluhan pelajar mengikuti turnamen Gen Z E-Sport Mobile Legends Seri ke-10 yang digelar di Terminal Tawangsari, Sabtu (25/4).(IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM – Turnamen e-Sport tak harus di mal, hotel, atau tempat mewah lainnya.
Di Sukoharjo, turnamen Gen Z E-Sport Mobile Legends Seri ke-10 digelar di Terminal Tawangsari, Sabtu (25/4).
Ajang yang diinisiasi Polres Sukoharjo tersebut diikuti puluhan pelajar.
Mereka tampak asyik berkompetisi dengan duduk di kursi dan meja, dengan pendampingan dari pantia turnamen.
Turnamen tersebut sengaja menghadirkan nuansa berbeda di terminal. Bukan suara klakson atau kesibukan penumpang yang mendominasi, melainkan sorak sorai dukungan, diskusi taktik antar-tim, hingga ketegangan saat pertandingan berlangsung.
Lokasi publik itu seolah disulap menjadi markas besar para gamers muda dari berbagai sekolah di Kecamatan Tawangsari.
Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, Kapolsek Tawangsari Kompol Sugimin, Kaasatlantas AKP Doohan Octa Prasetya, Kasatresnarkoba AKP Ari Widodo, dan Kasat Binmas AKP Sri Wuri Handayani. Hadir pula pengurus E-Sport Kabupaten Sukoharjo dan peserta dari berbagai tim.
Sugimin mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar turnamen game, tetapi juga bagian dari upaya Polres Sukoharjo merangkul generasi muda melalui kegiatan yang positif.
“Adik-adik adalah harapan keluarga dan masa depan bangsa. Gunakan waktu belajar dengan baik, jalin komunikasi dengan orang tua dan guru, serta hindari pergaulan negatif seperti tawuran maupun pelanggaran hukum,” ujarnya.
Sugimin menambahkan, disiplin juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat berlalu lintas. Menurutnya, e-Sport menjadi ruang penyaluran bakat sekaligus sarana membangun karakter generasi muda.
Sekretaris Umum E-Sport Sukoharjo Lukman yang akrab disapa Gendon menjelaskan, pertandingan menggunakan sistem penyisihan Best of 1 (BO1), sedangkan semifinal dan final memakai sistem Best of 3 (BO3).
Ia menegaskan bahwa e-Sport kini telah menjadi cabang olahraga resmi yang diakui negara dan dipertandingkan hingga Pekan Olahraga Nasional (PON). Hal serupa juga ditegaskan dalam berbagai turnamen e-Sport Polres Sukoharjo sebelumnya, sebagai wadah pembinaan generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menjaring bibit-bibit atlet e-Sport berbakat yang bisa melaju ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Gendon.
Kompetisi yang diikuti tujuh tim dengan total 35 peserta itu berlangsung sengit namun tetap menjunjung sportivitas. Setelah melalui pertandingan ketat, tim Tuan Muda dari SMAN 1 Tawangsari berhasil meraih juara pertama.
Posisi kedua ditempati KJ Reborn dari Kedungjambal, disusul SMK Tunas Bangsa di peringkat ketiga, dan Matsamuri Empire dari MTs Muhammadiyah Tawangsari di posisi keempat.
Penyerahan hadiah menjadi penutup kegiatan yang berlangsung meriah tersebut. Terminal Tawangsari pun kembali ke fungsi semula, namun sehari itu tempat tersebut telah menjadi saksi bagaimana ruang publik bisa menjadi panggung kreativitas dan prestasi generasi muda.
Melalui event seperti ini, Polres Sukoharjo berharap sinergi dengan kalangan Gen Z semakin kuat, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan penuh semangat prestasi. (kwl/fer)