RADARSOLO.COM – Kenaikan harga sejumlah material bangunan berdampak pada pelaksanaan proyek di Kabupaten Sukoharjo.
Sejumlah pengerjaan fisik yang sedang dalam tahap persiapan, terpaksa melakukan penyesuaian rencana anggaran biaya (RAB).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo Bowo Sutopo menjelaskan, harga material bangunan naik signifikan. Terutama yang berkaitan dengan distribusi dan penggunaan alat berat. Ambil contoh aspal.
Menurut Bowo, harga aspal mengalami kenaikan karena berkaitan dengan bahan bakar minyak. Sehingga berdampak langsung terhadap biaya pelaksanaan proyek konstruksi.
“Sejumlah proyek pembangunan memang terkendala waktu dalam proses pengadaan, karena ada beberapa material harganya naik. Selain aspal, material lain yang berkaitan dengan mobilisasi transportasi dan alat berat juga terdampak,” kata Bowo.
Baca Juga: Modus Baru Peredaran Narkoba Di Mojolaban Sukoharjo, Pengedar Pakai Aplikasi Private Messenger
Kondisi tersebut membuat seluruh RAB proyek yang terdampak, wajib direvisi agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Semua RAB harus diubah karena harga material berubah. Tentu hitungannya harus disesuaikan. Sementara anggaran yang tersedia tetap, sehingga ada kemungkinan terjadi perubahan target pengerjaan,” bebernya.
Baca Juga: Hidupkan Kawasan Bersejarah Keraton Kartasura, Warga Tanam Tujuh Bibit Pohon Langka
Bowo menambahkan, perubahan target bisa berupa penyesuaian volume pengerjaan. Bisa juga skala prioritas pembangunan, agar proyek tetap berjalan tanpa melampaui pagu anggaran yang telah ditetapkan.
Perubahan RAB dilakukan konsultan perencana bersama tim teknis DPUPR. Setelah itu, hasil evaluasi akan diajukan untuk disetujui kepala bidang terkait, hingga kepala dinas.
“Jadi, semua tetap melalui proses evaluasi teknis agar proyek tetap berjalan sesuai aturan,” jelasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto