Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Miris! SPMB 6 SDN Di Sukoharjo Kosong Pendaftar, Ratusan SDN Lainnya Sepi Peminat, Pendaftaran Diperpanjang

Iwan Kawul • Kamis, 7 Mei 2026 | 15:41 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo  Havid Danang Purnomo Widodo memantau SPMB tahun ajaran 2026/2027 di salah satu SDN, belum lama ini. (Iwan Kawul/Radar Solo)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo Havid Danang Purnomo Widodo memantau SPMB tahun ajaran 2026/2027 di salah satu SDN, belum lama ini. (Iwan Kawul/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Gelombang pertama Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran baru 2026/2027 di SD negeri di Sukoharjo sudah dibuka 4-6 Mei kemarin.

Sayangnya, fase ini sepi peminat. Tercatat ratusan SDN mengaku hanya terisi 1-20 persen murid baru.

Ironisnya lagi, ada enam SDN yang sama sekali tidak ada murid baru yang mendaftar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo berharap jumlah pendaftar meningkat pada SPMB gelombang kedua, yang dibuka 8 Mei-10 Juni 2026.

Kepala Disdikbud Sukoharjo Havid Danang Purnomo Widodo menjelaskan, perpanjangan pendaftaran dilakukan karena masih banyak SDN yang belum memenuhi daya tampung.

Baca Juga: Skandal Kredit Macet Rp 1,35 Triliun: Dua Bos Sritex Dihukum 14 Tahun dan 12 Tahun Penjara

“Karena masih ada SD negeri yang daya tampungnya belum terpenuhi, maka dibuka lagi gelombang dua. Bahkan ada sekolah yang belum mendapatkan pendaftar sama sekali,” jelas Havid, Kamis (7/5).

Berdasarkan data Disdikbud Sukoharjo, jumlah pendaftar pada SPMB online SDN gelombang pertama mencapai 5.483 anak. Dari jumlah tersebut, 5.472 siswa dinyatakan terseleksi. Sedangkan 11 anak mencabut berkas pendaftaran.

Baca Juga: Trauma PMK Mereda, Penjualan Ternak Kurban Merangkak Naik Di Sukoharjo

Sementara itu, tingkat keterisian daya tampung sekolah menunjukkan disparitas cukup tinggi. Sebanyak 16 SDN telah terisi 100 persen.

Kemudian 20 SDN keterisiannya mencapai 80-99 persen. Selanjutnya 105 SDN keterisiannya 50-79 persen.

Yang bikin mengelus dada, 190 SDN hanya terisi 20-49 persen dari kuota. Kemudian 72 SDN terisi 1-19 persen. Sedangkan enam SDN masih kosong alias tanpa pendaftar.

“Memang ada sekolah yang pendaftarnya membludak, tapi ada juga yang masih sangat minim. Ini menjadi evaluasi kami agar pemerataan pendidikan dasar bisa lebih baik,” katanya.

Dalam flyer resmi yang diterbitkan Disdikbud Sukoharjo, SPMB SDN gelombang dua dibuka khusus bagi SDN yang daya tampungnya belum terpenuhi. Pendaftaran dibuka mulai 8 Mei hingga 10 Juni 2026.

Kemudian pengumuman hasil seleksi dijadwalkan 12 Juni 2026.

Baca Juga: Calon Jamaah Haji Sukoharjo Didominasi Risiko Tinggi, Pendampingan Diperketat

Disdikbud mengimbau masyarakat segera memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendaftarkan putra-putrinya ke SDN terdekat. Dalam flyer itu, disebutkan sejumlah keunggulan SDN. Di antaranya pendidikan berkualitas, guru profesional, lingkungan nyaman, dan prestasi membanggakan.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan gelombang dua ini, sehingga seluruh anak usia sekolah dapat tertampung,” tandasnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#spmb jenjang sd #spmb sd sukoharjo #jadwal spmb sukoharjo #sukoharjo