Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bantaran Sungai Bengawan Solo di Banmati hingga Nguter Kritis, BPBD Sukoharjo Desak BBWSBS Bangun Talut Permanen

Iwan Kawul • Minggu, 10 Mei 2026 | 16:29 WIB
Lokasi longsor bantaran Sungai Bengawan Solo di kawasan Banmati, Sukoharjo Kota. (ISTIMEWA)
Lokasi longsor bantaran Sungai Bengawan Solo di kawasan Banmati, Sukoharjo Kota. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM – Sedikitnya tiga titik bantaran Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Sukoharjo mengalami kondisi kritis akibat gerusan arus sungai.

Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin membahayakan permukiman warga apabila tidak segera dilakukan penanganan permanen.

Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo mengatakan, tiga lokasi yang saat ini masuk kategori rawan berada di wilayah Banmati, Kecamatan Sukoharjo Kota, Dalangan Kecamatan Tawangsari, serta Baran Kecamatan Nguter.

Baca Juga: Dorong Stimulasi Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Musik, Ini Masukan dari Bunda PAUD Kota Solo Venessa Winastesia

“Setidaknya ada tiga titik bantaran yang kondisinya cukup kritis karena terus tergerus aliran Bengawan Solo. Bahkan di beberapa lokasi tanah warga sudah mulai longsor dan mendekati area permukiman,” ujar Ariyanto, Minggu (10/5).

Di lokasi Banmati, kondisi bantaran terlihat sangat mengkhawatirkan. Tebing sungai mengalami longsor cukup panjang dengan kontur tanah yang terjal dan labil.

Gerusan air mengikis bagian bawah bantaran hingga membentuk dinding tanah curam. Jarak longsoran dengan akses jalan kampung dan rumah warga juga semakin dekat.

Pada beberapa bagian terlihat retakan tanah serta bekas longsoran baru yang menunjukkan abrasi masih terus berlangsung.

Menurut Ariyanto, kondisi tersebut berpotensi semakin parah saat debit Bengawan Solo meningkat, terutama memasuki musim hujan atau ketika terjadi kiriman air dari wilayah hulu.

“Kalau tidak segera ditangani permanen, dikhawatirkan gerusan akan terus melebar dan mengancam fasilitas umum maupun rumah warga,” katanya.

Baca Juga: Camat Pasar Kliwon Solo Patroli Pakai Seragam Linmas, Buru Pencuri Spion Mobil

BPBD bersama instansi terkait telah melakukan peninjauan lapangan. Bahkan persoalan tersebut juga sudah ditinjau anggota DPR RI yang berjanji akan mengawal usulan penanganan ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS).

“Harapannya tentu segera ada penanganan permanen dari BBWS Bengawan Solo. Karena kalau hanya penanganan kegawatdaruratan sifatnya sementara dan belum menyelesaikan persoalan utama,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berkoordinasi agar ketiga titik kritis tersebut bisa segera masuk prioritas penanganan, mengingat ancaman abrasi semakin mendekati kawasan permukiman warga. (kwl)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#bbwsbs #banmati #nguter #BPBD Sukoharjo #Bantaran Sungai Bengawan Solo