RADARSOLO.COM – Hadirnya momentum Idul Adha menjadi berkah tersendiri bagi perajin pande besi di Pasar Carikan, Kecamatan Sukoharjo Kota.
Sejak beberapa hari terakhir, mereka kebanjiran pesanan untuk menajamkan pisau, bedog, dan golok untuk menyembelih hewan kurban.
Haryanti, pedagang pisau dan pande besi di Pasar Carikan mengaku aktivitas jual beli meningkat dalam beberapa hari terakhir. Mayoritas pelanggan datang untuk menajamkan pisau.
“Saya generasi ketiga pande besi. Biasanya mendekati Idul Adha ramai yang datang. Banyak yang beli pisau sembelih, bedog, dan golok. Yang servis untuk menajamkan pisau juga tambah ramai,” ujarnya, Senin (11/5).
Haryanti menambahkan, harga pisau sembelih, bedog, dan golok cukup bervariasi. Mulai dari Rp 20 ribu-Rp 300 ribu, tergantung ukuran dan kualitas bahan. Sedangkan jasa servis untuk penajaman dan sepuh ulang dikenai tarif Rp 20 ribu-Rp 25 ribu.
“Kalau jasa servis kami, biasanya penajaman sama sepuh ulang. Kalau sudah mendekati Idul Adha, biasanya antre, terutama yang servis,” bebernya.
Per hari, rata-rata sudah ada sekira 10 pelanggan yang datang ke lapaknya. Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat mendekati hari raya kurban.
Baca Juga: Desa Pranan Sukoharjo Kembangkan Wisata Edukasi: Integrasikan Kandang Komunal dan Kebun KWT 16 RT
“Ya semoga Idul Adha tahun ini makin ramai yang beli dagangan saya,” jelasnya.
Sementara itu, Sunardi, 45, warga Mojolaban mengaku jauh-jauh datang ke Pasar Carikan untuk membeli beberapa bilah pisau. Nantinya akan digunakan bersama tetangganya untuk menyembelih hewan kurban.
“Biasanya ibu-ibu ikut bantu motong-motong daging kurban. Jadi sekalian beli beberapa bilau pisau,” ujarnya.
Selain membeli baru, Sunardi juga menservis pisau dan golok cacah tulang miliknya.
“Ya biar tajam lagi kalau digunakan. Kalau pisaunya tajam, motongnya lebih enak dipakai,” katanya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto