SUKOHARJO – Upaya mengatasi kekeringan di wilayah selatan, gencar dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo.
Salah satunya melalui pembangunan sumur bor dan pipanisasi di RT 2 RW 12 Dusun Sidorejo, Desa Alasombo, Kecamatan Weru.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo menjelaskan, sumur bor dibangun sebagai solusi jangka panjang.
Selian itu, juga mengurangi dampak kekeringan yang hampir setiap tahun melanda wilayah Alasombo dan sekitarnya.
Baca Juga: Pendamping PKH Mulai Terjun Jaring Calon Murid Sekolah Rakyat, Peminat Di Sukoharjo Lumayan Tingggi
“Kecamatan Weru memang menjadi salah satu daerah rawan kekeringan saat musim kemarau. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat lebih terjamin,” jelas Ariyanto, Selasa (12/5).
Ariyanto menambahkan, kedalaman sumur bor tersebut sekitar 30 meter. Diperkirakan bisa mengakomodasi kebutuhan air bersih untuk 215 jiwa dari 82 kepala keluarga (KK).
Baca Juga: Picu Jalanan Macet Di Pasar Timur Stasiun Gawok, PKL dan Parkir Liar Ditertibkan
“Selama ini warga di sana hanya mengandalkan bantuan dropping air bersih ketika musim kemarau tiba. Ya karena sumber air di sana memang terbatas,” ujar Ariyanto.
Sementara itu, anggaran pembangunan sumur bor berasal dari kolaborasi berbagai pihak. Ariyanto mengapresiasi keterlibatan berbagai lembaga dan komunitas, dalam membantu masyarakat yang membutuhkan akses air bersih.
“Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat penanganan bencana kekeringan di Sukoharjo. Harapan kami, masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan air bersih dan tidak lagi mengalami kesulitan saat musim kemarau panjang,” tandasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto