RADARSOLO.COM – Program pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sukoharjo belum sepenuhnya rampung.
Dari total 167 desa dan kelurahan, masih ada 18 wilayah yang hingga kini belum memiliki KDKMP karena terkendala lahan dan proses administrasi.
Hal itu disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Syahputra usai mengikuti launching nasional KDKMP secara daring bersama Presiden RI Prabowo Subianto di KDKMP Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Sabtu (16/5).
Menurut Reza, saat ini Sukoharjo sudah memiliki 50 titik KDKMP yang tersebar di 12 kecamatan dan telah resmi beroperasi.
Baca Juga: Polres Sukoharjo Sita 55,65 Gram Sabu di Kamar Kos, Tersangka Mengaku Sudah 8 Kali Beraksi
Namun masih ada sejumlah desa dan kelurahan yang belum bisa membangun koperasi tersebut lantaran keterbatasan lahan, khususnya di wilayah perkotaan.
“Kami masih ada 18 desa kelurahan yang lahannya belum ada ataupun masih proses administrasi. Tetapi tetap diusahakan maksimal seluruh desa kelurahan nantinya harus memiliki KDKMP,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kendala paling banyak ditemukan di kawasan padat penduduk dan wilayah perkotaan seperti Kecamatan Kartasura, Grogol, dan Baki.
Sejumlah lokasi masih berstatus lahan hijau sehingga membutuhkan penyelesaian administrasi terlebih dahulu sebelum pembangunan dapat dilakukan.
Baca Juga: Belum Setahun Menjabat Kepala Kejaksaan Sukoharjo, Titin Herawati Diganti Retno Setyowati
“Permasalahannya terutama di sektor perkotaan karena lahannya terbatas. Ada yang masih lahan hijau sehingga administrasinya harus dibereskan dulu,” terang dandim.
Meski belum seluruhnya berdiri, pihaknya memastikan pembangunan KDKMP tetap berjalan bertahap.
Pemerintah bersama Forkompinda memprioritaskan pembangunan di desa dan kelurahan yang lahannya sudah siap digunakan.
“Yang sudah ada lahan kita bangun dulu. Nanti sisanya diselesaikan satu per satu secara administrasi,” katanya.
Reza menegaskan, keberadaan KDKMP nantinya tidak hanya menjadi pusat koperasi biasa, namun juga akan mendukung program ketahanan pangan dan ekonomi desa.
Bahkan sesuai rencana pemerintah pusat, KDKMP bakal menjadi pemasok kebutuhan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Konsepnya dari desa untuk desa sendiri. Jadi kebutuhan nanti disuplai dari koperasi desa, bukan dari luar daerah,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan 1.061 unit KDKMP wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Di Sukoharjo, launching dipusatkan di KDKMP Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban dan dihadiri jajaran Forkompinda Kabupaten Sukoharjo. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto