Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sekolah Rakyat Di Sukoharjo Sepi Peminat, Orang Tua Tak Rela Murid Tinggal Di Asrama

Iwan Kawul • Selasa, 19 Mei 2026 | 15:55 WIB

 

Proyek Sekolah Rakyat yang berdiri di Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. (Dok. Dinsos Sukoharjo)
Proyek Sekolah Rakyat yang berdiri di Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. (Dok. Dinsos Sukoharjo)

RADARSOLO.COM – Penjangkauan calon murid Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sukoharjo masih terus dilakukan hingga medio Juni.

Dari hasil pendataan sementara per Senin (18/5), jumlah calon peserta didik jenjang SD masih relatif minim dibandingkan jenjang SMP dan SMA.

Data sementara Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo, baru satu murid yang berminat masuk Sekolah Rakyat Dasar (SRD).

Kemudian Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) hanya 20 murid. Sedangkan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 25 murid. 

Baca Juga: Sukoharjo Tolak Halus Wacana Relokasi Pasar Ayam, Karena Lahan Terbatas 

Padahal, kursi yang disediakan tiap jenjang mencapai 90 murid atau tiga rombongan belajar (rombel). 

Data peminat Sekolah Rakyat Sukoharjo per 18 Mei 2026. (AI GENERATED)
Data peminat Sekolah Rakyat Sukoharjo per 18 Mei 2026. (AI GENERATED)

Menurut Kepala Dinsos Sukoharjo Yunia Wahdiyati, penjangkauan murid baru SRD menjadi tantangan tersendiri. Sebab pendidikan yang diterapkan menggunakan sistem boarding atau asrama.

Baca Juga: Server SKCK Ngadat, Antrean Pemohon Di SPKT Polres Sukoharjo Dapat Semangkuk Bakso Dan Mi Ayam Gratis

“Bagi anak SD memang agak sulit kalau harus boarding. Banyak orang tua yang masih belum siap jika anak usia SD tinggal di asrama,” jelas Yunia, kemarin (19/5).

Apa pun tantangan yang membentang di depan mata, Yunia tetap optimistis jumlah calon murid baru SR akan bertambah. Sebab masa penjangkauan masih berlangsung hingga medio Juni mendatang.

“Semoga nanti semakin banyak peminatnya. Sebab penjangkauan masih terus kami lakukan sampai bulan depan,” imbuhnya.

Di sisi lain, penjangkauan yang dilakukan Dinsos Sukoharjo akan menyasar panti anak maupun Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

Sebab lembaga ini memiliki potensi menyumbang calon murid dalam jumlah besar.

Baca Juga: Sukoharjo Waspada Hantavirus, Skrining Di 12 Puskesmas Dan Seluruh Rumah Sakit

“Kami juga mengupayakan penjangkauan di panti anak dan LKSA. Menurut saya, di sana potensinya ada,” beber Yunia.

Sementara itu, program SR bertujuan untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan konsep pendidikan asrama.

Pemerintah berharap program tersebut mampu memperluas layanan pendidikan, sekaligus membentuk karakter dan kemandirian peserta didik. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#peminat sekolah rakyat #penjangkauan murid sekolah rakyat #Dinsos Sukoharjo #sukoharjo #Sekolah Rakyat