Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Warga Polokarto Sukoharjo Korban Laka Maut Bukit Bego Lumpuh, Bantuan Terus Mengalir

Iwan Kawul • Rabu, 20 Mei 2026 | 16:27 WIB

PEDULI: PMI Sukoharjo sambangi rumah Bambang Suwardi di Desa Mranggen, Polokarto, kemarin (20/5). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
PEDULI: Ketua PMI Sukoharjo dr Kunari Mahanani (kanan) saat menyalurkan bantuan kepada Bambang Suwardi, korban laka maut Bukit Bego 2022 silam di rumahnya di Desa Mranggen, Polokarto, Rabu (20/5). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Masih ingat kecelakaan maut bus PO Gandhos Abadi di Bukit Bego, Imogiri, Bantul, DI Jogjakarta, 6 Februari 2022 silam?

Selain menewaskan 14 orang, juga menyisakan duka mendalam bagi Bambang Suwardi, 43, warga Desa Mranggen, Polokarto Sukoharjo.

Korban selamat laka maut tersebut mengalami cedera otak parah yang membuatnya lumpuh.

Di rumahnya, Bambang hanya terbaring lemah di atas kasur.

Baca Juga: Rumah di Wirun Sukoharjo Terbakar, Diduga Api Dari Bara Tungku Dapur

Komunikasi cukup terbatas, mengingat cedera otak yang dialami.

Kondisi tersebut membuat tanggung jawab mengurus keluarga beralih ke istri Bambang.

Istrinya diketahui hanya bekerja sebagai penjahit di sebuah konvensi. Selain menghidupi dua anak, juga harus mencari biaya pengobatan untuk Bambang.

Baca Juga: Yayasan Hidayatul Muchsinin Larang Pegawai SPPG Joget TikTok

Peduli akan nasib Bambang, jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) Sukoharjo menyambangi rumahnya untuk menyalurkan bantuan, Rabu (20/5).

Rombongan dipimpin Ketua PMI Sukoharjo dr. Kunari Mahanani, Kepala Markas PMI Sukoharjo Ismoyo Sidik, serta Kepala Desa (Kades) Mranggen Darmadi. 

Mereka menyerahkan bantuan uang tunai dan sembako untuk membantu meringankan beban keluarga Bambang. 

Kunari menjelaskan, kehadiran PMI bukan sekadar memberikan bantuan materi.

Lebih dari itu, juga memastikan Bambang dan keluarganya tetap mendapatkan perhatian dan pendampingan.

“Kami berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan beban pak Bambang beserta keluarga setelah insiden kecelakaan. Sinergi antara PMI dan pemerintah desa menjadi kunci, agar respon kemanusiaan berjalan cepat dan tepat sasaran,” jelas Kunari.

Kunari menegaskan, PMI Sukoharjo siap mendampingi Bambang apabila sewaktu-waktu membutuhkan penanganan medis. Terutama saat kontrol kesehatan di rumah sakit.

Baca Juga: Pilihan Masyarakat Beralih Ke Kambing Dan Domba, Harga Sapi Kurban Di Sukoharjo Anjlok

“Beliau menjadi pasien dampingan PMI Sukoharjo. Kalau perlu ke rumah sakit, kontrol, atau kebutuhan lain, PMI siap membantu,” beber Kunari.

Bagi keluarga Bambang, bantuan tersebut bukan hanya soal sembako atau uang tunai. Kehadiran orang-orang yang peduli, menjadi pengingat bahwa mereka tidak menjalani semuanya sendirian.

Di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi kesehatan yang belum membaik, perhatian kecil menjadi penguat untuk terus bertahan. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#korban laka bukit bego #polokarto #sukoharjo #PMI Sukoharjo