Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Nguter Sukoharjo Geger Mayat Kakek Sebatang Kara Membusuk, Sempat Minta Makan Tetangga Sebelum Meninggal

Iwan Kawul • Kamis, 21 Mei 2026 | 11:12 WIB
Lokasi penemuan mayat pria lanjut usia di Dusun Bedali RT 01 RW 01, Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Kamis (21/5) pagi.
Lokasi penemuan mayat pria lanjut usia di Dusun Bedali RT 01 RW 01, Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Kamis (21/5) pagi.

RADARSOLO.COM — Jajaran Polres Sukoharjo bersama Polsek Nguter mendatangi lokasi penemuan mayat seorang pria lanjut usia di Dusun Bedali RT 01 RW 01, Desa Pondok, Kecamatan Nguter,  Sukoharjo, Kamis (21/5) pagi.

Kepala SPKT Polres Sukoharjo Iptu Yuli Adi mengaku menerima laporan warga yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya sekira pukul 07.30 WIB.

Korban diketahui bernama Suparno, 60, warga setempat yang tinggal seorang diri di rumahnya.

Berdasarkan keterangan para saksi, korban terakhir terlihat pada Senin (18/5) sekira pukul 14.30 WIB saat mendatangi warung milik tetangganya untuk meminta makan dan minum.

Saat itu korban sempat mengeluhkan sakit pada bagian dada, sebelum akhirnya kembali ke rumah.

Baca Juga: Warga Polokarto Sukoharjo Korban Laka Maut Bukit Bego Lumpuh, Bantuan Terus Mengalir

“Personel langsung menuju lokasi, setelah menerima laporan dari warga terkait penemuan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di rumahnya di Dusun Bedali, Desa Pondok, Kecamatan Nguter,” ungkap Yuli.

Karena selama tiga hari korban tidak terlihat seperti biasanya, pada Kamis pagi dua warga mendatangi rumah korban untuk mengecek kondisinya.

Baca Juga: Rumah di Wirun Sukoharjo Terbakar, Diduga Api Dari Bara Tungku Dapur

Saat berada di depan rumah, keduanya mencium bau tidak sedap dari dalam rumah.

Curiga dengan kondisi tersebut, warga kemudian masuk ke dalam rumah bersama saksi lainnya dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tertelungkup di depan kamar mandi.

“Setelah menemukan korban, warga segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Nguter untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Petugas gabungan yang terdiri dari Kapolsek Nguter AKP Maryadi, KSPKT Polres Sukoharjo, personel Polsek Nguter, serta tim medis dari Puskesmas Nguter langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.

Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Tim medis menyimpulkan korban meninggal secara fisiologis dan diduga memiliki riwayat penyakit, dengan perkiraan waktu meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan.

“Hasil pengecekan di lokasi maupun pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” tegas Yuli.

Diketahui, korban selama ini tinggal seorang diri dan tidak memiliki keluarga dekat yang tinggal bersamanya. Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan perangkat desa dan warga setempat terkait penanganan jenazah korban. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Kakek sebatang kara #Mayat lansia #nguter #mayat membusuk #sukoharjo