Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

SD Unggulan Bukan Sekadar Label, Etik: Tak Kalah Dengan Sekolah SwastaPendidikan Terbaik

Iwan Kawul • Senin, 25 Mei 2026 | 14:28 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani berinteraksi dengan siswa saat peluncuran program Sekolah Unggul Tahap I di SDN Telukan 01, Kecamatan Grogol, Senin (25/5). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani berinteraksi dengan siswa saat peluncuran program Sekolah Unggul Tahap I di SDN Telukan 01, Kecamatan Grogol, Senin (25/5). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo resmi meluncurkan program Sekolah Unggul Tahap I di SDN Telukan 01, Kecamatan Grogol, Senin (25/5).

Program ini menjadi langkah awal Pemkab Sukoharjo dalam meningkatkan kualitas pendidikan SD negeri secara bertahap,hingga seluruh kecamatan Sekolah Unggulan pada 2029 mendatang.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, program Sekolah Unggul bukan sekadar pemberian label bagi sekolah tertentu.

Menurutnya, program tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.

Baca Juga: PKL Timur Stasiun Gawok Sukoharjo Ditertibkan Awal Juni, Sementara Pasang Papan Larangan

“Program SD Unggul ini bukan hanya sekadar penetapan label atau status, tetapi merupakan sebuah komitmen bersama untuk menghadirkan sekolah yang mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ujar Etik.

Etik menambahkan, Sekolah Unggul harus mampu menyelenggarakan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, mengembangkan potensi peserta didik secara optimal, menanamkan nilai karakter yang kuat, serta didukung manajemen sekolah yang profesional dan akuntabel.

Etik menegaskan, pengembangan SD Unggul akan dilakukan bertahap mulai 2025 hingga 2029.

Baca Juga: Sekolah Unggulan Sukoharjo Di-Launching Senin, Tahap Awal Tunjuk SDN 1 Weru Dan SDN 1 Telukan

Dengan diluncurkannya tahap pertama ini, pemkab berharap SD unggulan dapat menjadi role model bagi sekolah negeri lainnya di Sukoharjo.

“Dengan adanya SD Unggul di masing-masing kecamatan, ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Sukoharjo. Kami ingin membuktikan bahwa SD Negeri tidak kalah dengan satuan pendidikan lain yang sederajat,” katanya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk semakin percaya menyekolahkan anak-anaknya di sekolah negeri.

Menurutnya, berbagai terobosan dan peningkatan mutu pendidikan terus dilakukan pemerintah daerah demi menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.

“Saat ini sudah banyak perbaikan mutu pendidikan di Kabupaten Sukoharjo. Kami berkomitmen terus meningkatkan pelayanan pendidikan demi menciptakan generasi cerdas di Kabupaten Sukoharjo,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo Havid Danang Purnomo Widodo menjelaskan, Sekolah Unggul Tahap I dimulai di SDN Telukan 01, Kecamatan Grogol dan SDN Weru 01, Kecamatan Weru.

Menurut Havid, sejumlah penguatan telah dilakukan, mulai dari perbaikan dan pemenuhan sarana prasarana seperti rehabilitasi ruang kelas, ruang guru dan kepala sekolah, toilet, pagar, hingga pengadaan smart classroom dan laptop.

Selain itu, guru dan karyawan juga mendapatkan penguatan melalui bimbingan teknis. Seluruh murid kelas 1 hingga kelas 6 di Sekolah Unggul Tahap I juga telah menerima perlengkapan sekolah gratis berupa tas, alat tulis, rompi, topi, dan sepatu.

Baca Juga: Ruko Tiga Lantai di Solo Baru Ternyata Markas Penipuan Internasional, Tetangga Mengira Kantor Biasa

“Untuk murid baru tahun ajaran 2026/2027 nanti juga akan mendapatkan tambahan dua setel seragam sekolah, yakni seragam OSIS dan pramuka gratis,” jelasnya.

Pemkab Sukoharjo juga menyiapkan tenaga tata usaha khusus yang digaji pemerintah daerah, serta pembiayaan guru tamu dan guru ekstrakurikuler untuk mendukung kualitas pembelajaran di Sekolah Unggulan.

Havid menambahkan, program pengembangan Sekolah Unggulan akan terus berlanjut secara bertahap.

Pada Tahap II tahun 2026, Pemkab akan menyiapkan SD unggul di Kecamatan Bendosari, Bulu, dan Tawangsari. Selanjutnya Tahap III tahun 2027 di Kecamatan Baki, Polokarto, dan Nguter.

Kemudian Tahap IV tahun 2028 mencakup Kecamatan Kartasura, Gatak, Mojolaban, dan Sukoharjo.

Sedangkan pada Tahap V tahun 2029 ditargetkan seluruh kecamatan di Kabupaten Sukoharjo sudah memiliki SD unggulan yang beroperasi sebagai role model bagi sekolah negeri lainnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#sdn 1 weru #sdn 1 telukan #SD Unggulan #sekolah unggulan #sukoharjo