Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Mendesak, Warga Kedungjambal Butuh Warning Light dan Rambu Di 'Tikungan Mesra' Jalur Tawangsari-Pedan

Iwan Kawul • Kamis, 28 Mei 2026 | 16:34 WIB
Pemasangan barikade di tikungan tajam jalur penghubung Tawangsari-Pedan, tepatnya di Desa Kedungjambal, belum lama ini. (DOK. DISHUB SUKOHARJO)
Pemasangan barikade di tikungan tajam jalur penghubung Tawangsari-Pedan, tepatnya di Desa Kedungjambal, belum lama ini. (DOK. DISHUB SUKOHARJO)

RADARSOLO.COM – Warga keluhkan ‘tikungan mesra’ di Desa Kedungjambal, Tawangsari, Sukoharjo.

Tikungan tajam pada jalan penghubung Pedan, Klaten tersebut kondisinya minim rambu dan lampu warning light.

Alhasil sering terjadi kecelakaan lalu lintas di sana.

Sadar akan kondisi darurat tersebut, Wakil Ketua DPRD Sukoharjo Sigid Budi Raharjo sidak ke lokasi, Selasa (26/5).

Baca Juga: Sapi Kurban Lepas Lalu Masuk Parit Di Mojolaban Sukoharjo, Damkar Terjun Masalah Beres

Tak sendirian, anggota Fraksi PKS itu didampingi Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Heri Prasetyo, bersama Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Lalu Lintas Fuad Fakhrudin.

Usai sidak, Sigid segera berkoordinasi dengan dishub agar segera dilakukan penanganan. Tak butuh waktu lama, dishub merespons dengan memasang barikade darurat.

Pemasangan barikade ini untuk mengurangi risiko kecelakaan, sembari menunggu realisasi fasilitas keselamatan permanen melalui APBD Perubahan 2026.

Baca Juga: Sembelih Kurban Di Masjid Sudarto Milatoen Sukoharjo Meriah, Superhero Mendongeng Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim Dan Ismail

Sigid menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Ia meminta penanganan tidak berhenti pada pemasangan sementara, melainkan benar-benar dikawal hingga tuntas.

“Kami mohon segera ditindaklanjuti dengan pemasangan pembatas jalan permanen. Selain itu, kami juga meminta agar diberi lampu warning light atau lampu peringatan jalan,” jelas Sigid.

Sigid menambahkan, keberadaan lampu warning light sangat penting. Lampu itu sebagai isyarat visual, agar pengguna jalan berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat memasuki tikungan tajam.

“Sehingga kewaspadaan pengguna jalan meningkat saat melintasi tikungan tajam tersebut,” ujar Sigid.

Menurut Sigid, keberadaan rambu dan lampu peringatan sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Polemik Dam Haji Disembelih Di Tanah Air, LazisMu: Utamakan Kemanfaatan

Apalagi jalur tersebut menjadi akses mobilitas penting bagi warga Sukoharjo dan Klaten. Terlebih saat malam hari, minimnya rambu membuat pengendara sering keluar dari jalur saat memasuki tikungan.

“Kami berharap sinergi antara legislatif, pemerintah daerah melalui Dishub Sukoharjo, dan pemerintah desa, bisa menghasilkan solusi konkret. Sehingga jalur Tawangsari-Pedan menjadi lebih aman dan nyaman saat dilintasi masyarakat,” bebernya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#jalur tawangsari pedan #tikungan mesra #warning light #sukoharjo #rambu