RADARSOLO.COM – Bupati Sukoharjo Etik Suryani pantau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMPN 2 Polokarto dan SMPN 1 Grogol, Senin (8/6).
Dalam pemantauan tersebut, Etik didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo Havid Danang Purnomo Widodo.
"Hari ini saya didampingi Kepala Dinas Pendidikan melakukan pemantauan SPMB di SMP Negeri 2 Polokarto dan SMP Negeri 1 Grogol. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Harapan kami, mudah-mudahan apa yang ditargetkan dari sekolah masing-masing bisa terpenuhi," ujar Etik.
Dari kuota 126 siswa di SMPN 2 Polokarto, baru 56 anak yang mendaftar.
Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Puluhan Relawan Terjun Bersihkan Batu Seribu
Berbanding terbalik, pendaftar di SMPN 1 Grogol melebihi target. Dari kuota 320 siswa, jumlah pendaftar tembus 500 anak.
"Tadi Polokarto baru ada 56 anak, targetnya 126. Kemudian yang di Grogol targetnya 320, yang daftar sudah sekitar 500 anak. Harapan kami nanti target yang ditetapkan bisa terpenuhi semuanya," katanya.
Etik berharap masyarakat semakin percaya dan mencintai sekolah negeri di Sukoharjo. Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah, baik di tingkat SD maupun SMP negeri.
"Harapan kami semoga orang tua dan murid mulai mencintai sekolah negeri. Jadi lebih banyak yang memilih sekolah negeri, baik SD, SMP maupun SMA negeri di Sukoharjo. Negeri tidak kalah dengan swasta karena kami terus berupaya memperbaiki dan mempercantik sekolah-sekolah yang ada," ujarnya.
Baca Juga: Bakal Dicor Beton, Jalan Adi Sumarmo Kartasura Arah Bandara Solo Diklaim Bebas Lubang
Selain peningkatan fasilitas, Pemkab Sukoharjo juga mendorong penguatan pendidikan karakter dan keagamaan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Salah satunya program hafalan surat-surat pendek yang diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik sejak dini.
"Termasuk pendidikan keagamaan juga kami berikan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Anak-anak bisa setoran hafalan surat-surat pendek. Harapan kami ini bisa memotivasi anak-anak untuk bersekolah di SD maupun SMP negeri," tambahnya.
Sementara itu, berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo Nomor 400.3.5/0557/2026 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027, total daya tampung SMP di Kabupaten Sukoharjo mencapai 9.216 siswa.
Kuota tersebut terbagi dalam jalur domisili sebanyak 4.315 siswa, jalur afirmasi 1.965 siswa, jalur mutasi 268 siswa, dan jalur prestasi 2.668 siswa.
Dengan total kuota mencapai 9.216 kursi, Pemkab Sukoharjo optimistis seluruh lulusan SD dan MI dapat tertampung serta memperoleh akses pendidikan yang merata melalui jalur domisili, afirmasi, mutasi, maupun prestasi. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto