Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

El Nino Godzilla Berpotensi Kemarau Panjang, Dorong Petani Dam Colo Timur Sukoharjo Untuk Percepat Masa Tanam

Iwan Kawul • Rabu, 10 Juni 2026 | 15:38 WIB
Memeriksa saluran irigasi di areal persawahan di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Rabu (10/6). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Ilustrasi memeriksa saluran irigasi di areal persawahan di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Rabu (10/6). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Saluran Induk Colo Timur mulai menyiasati ancaman fenomena El Nino Godzilla, yang berpotensi menyebabkan kekeringan ekstrem.

Langkah paling strategis, yakni mempercepat masa tanam agar kebutuhan air irigasi tercukupi hingga akhir musim kemarau.

Ketua GP3A Saluran Induk Colo Timur Sarjanto menjelaskan, saat ini tanaman padi pada musim tanam (MT) I telah memasuki masa panen.

Diperkirakan panen akan berlangsung antara akhir Juli hingga awal Agustus. 

Baca Juga: Niat Hati Mengirim Makanan Dari Jendela Kamar, Ternyata Kakak Perempuan Sudah Menjadi Mayat

“Berkaitan dengan El Nino, kebetulan MT I ini sudah mau panen. Kira-kira akhir Juli sudah panen semua. Harapannya, awal Agustus petani sudah mulai tanam serentak,” jelas Sarjanto.

Menurut Sarjanto, kondisi ketersediaan air dari Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri hingga saat ini masih mencukupi.

Berdasarkan informasi yang diterima, elevasi muka air waduk di angka 135,5 meter di atas permukaan laut.

“Dengan kondisi tersebut, seharusnya masih sangat aman. Nanti Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) sebagai regulator akan membuat rencana operasi waduk. Harapannya, masih mampu mengairi saluran irigasi timur sampai akhir musim kemarau,” bebernya.

Baca Juga: Mondar-Mandir Di Musala Luwes Gentan, Ternyata Maling Uang Kotak Amal

Meskipun musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang, Sarjanto memperkirakan persediaan air mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pertanian. Terutama di wilayah layanan Saluran Induk Colo Timur.

Namun, Sarjanto memperkirakan debit air kemungkinan mulai mengalami penurunan pada penghujung musim kemarau. Tepatnya antara Oktober-November mendatang.

Karena itu, Sarjanto mengimbau para petani agar mempercepat masa tanam setelah panen selesai.

Langkah tersebut dinilai penting, agar kebutuhan air tanaman terpenuhi secara optimal sebelum debit irigasi mulai menurun.

“Harapan kami kepada para petani, terutama yang dialiri Saluran Induk Colo Timur, segera menanam. Mumpung air masih mencukupi, sehingga produksi pertanian terjaga,” ujarnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#el nino godzilla #kemarau panjang #sukoharjo #Dam Colo Timur #tanam padi