RADARSOLO.COM – Upaya penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Sukoharjo terus berjalan.
Hingga triwulan pertama 2026, luas kawasan kumuh tersisa 557,526 hektare. Luasan tersebut tereduksi 36,36 hektare dibandingkan sebelumnya yang mencapai 593,886 hektare.
Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Sukoharjo Hery Mulyadi menjelaskan, penanganan terpusat di Kecamatan Mojolaban yang berkurang 10,895 hektare.
Baca Juga: Cukup Menanam Dua Bulan Saja, BUMDes di Nguter Sukoharjo Sudah Panen Melon Sweet Lavender
Disusul Kecamatan Sukoharjo Kota 10,567 hektare, Gatak 7,674 hektare, Grogol 4,907 hektare, dan Baki 2,317 hektare.
Pengurangan kawasan kumuh dilakukan melalui berbagai program. Termasuk perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, sanitasi, serta sarana pendukung lainnya.
Baca Juga: Perempuan dan Anak Di Sukoharjo Rentan Jadi Korban Kekerasan, Januari-Mei 2026 Ada Temuan 81 Kasus
“Penanganan kawasan kumuh dilakukan secara bertahap, sesuai kemampuan anggaran dan skala prioritas. Harapannya, luas kawasan kumuh di Sukoharjo terus berkurang. Sehingga kualitas permukiman masyarakat semakin baik,” tandasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto