RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo memulai proyek Pujasera kawasan Alun-Alun Satya Negara.
Ditandai peletakan batu pertama oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Kamis (25/6).
Pembangunan pusat kuliner terpadu di Jalan Veteran ini jadi solusi penataan pedagang kaki lima (PKL) Alun-Alun Sukoharjo.
Dalam sambutannya, bupati Etik mengaku Pujasera merupakan program penataan wajah kawasan perkotaan. Juga bagian dari agenda besar revitalisasi kawasan alun-alun.
“Selama ini kawasan alun-alun jadi tempat jualan PKL makanan dan minuman. Karena belum tertata, sehingga berdampak pada estetika, kebersihan, dan lalu lintas di pusat kota,” jelas Etik.
Setelah Pujasera jadi, akan diprioritaskan bagi PKL alun-alun. Sesuai dengan pendataan yang dilakukan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Sukoharjo.
Selain itu, Pujasera juga dirancang sebagai pusat perekonomi baru. Bahkan juga menjadi ruang pendukung keberagaman budaya dan kearifan lokal.
“PKL diharapkan bisa berjualan dengan lebih nyaman dan aman. Di sisi lain, masyarakat bisa menikmati aneka kuliner dengan lebih tertib, bersih, dan menyenangkan,” imbuh Etik.
Etik menegaskan, proyek ini mengedepankan prinsip transparansi, partisipasi, dan keberpihakan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Ia berpesan kepada pelaksana proyek, yakni CV Bandung Bondowoso agar bekerja secara profesional dan selesai tepat waktu.
“Saya berpesan agar pembangunan Pujasera dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Baik dari aspek waktu maupun kualitas bangunan,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Diskopumdag Sukoharjo Sumarno menyebut Pujasera dibangun di atas lahan eks gedung TK Teladan, gedung dispora dan KONI, serta lapangan tenis. Luas lahannya mencapai 4.052 meter persegi.
Terkait bangunan, luas dasarnya 1.821 meter persegi dengan koefisien dasar bangunan 45 persen dan ruang terbuka hijau 35 persen.
Baca Juga: MBG Libur Tak Ganggu Serapan Gabah Petani Di Sukoharjo
Pujasera akan dibangun satu lantai dengan fasilitas 54 selter ukuran 3 x 3 meter dan 3 x 2,5 meter. Ditambah 50 oprokan ukuran 1,5 x 2 meter, serta dilengkapi 194 meja, dan 388 kursi.
Nantinya Pujasera akan ditempati 153 PKL. Rinciannya, 54 PKL tenda, 50 PKL oprokan pagi, dan 49 PKL oprokan sore.
“Pembangunan selama 180 hari kalender. Dimulai 22 Juni dan ditargetkan selesai 18 Desember,” jelas Sumarno. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto