RADAR SOLO.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo menggelar training of trainers (ToT) kepemiluan yang menyasar guru dan pengurus OSIS SMP, Rabu (24/6).
Pelatihan di pendapa kantor KPU Sukoharjo ini bertujuan untuk penguatan edukasi demokrasi bagi generasi muda.
Ketua KPU Sukoharjo Syakbani Eko Raharjo menegaskan pentingnya peran satuan pendidikan sebagai ruang pembelajaran demokrasi.
Menurutnya, guru dan pengurus OSIS memiliki posisi strategis untuk menularkan ilmu demokrasi.
Baca Juga: Pujasera Dibangun Satu Lantai, Bisa Tampung 153 PKL Selter Dan Oprokan
“Sekolah menjadi tempat yang tepat untuk membangun budaya demokrasi. Guru dan pengurus OSIS diharapkan mampu menjadi agen pendidikan pemilih. Sehingga bisa menularkan pemahaman tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu,” jelas Syakbani.
Materi TOT disampaikan Anggota KPU Sukoharjo Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Murwedhy Tanomo.
Di sini peserta dikenalkan tentang ruang lingkup kepemiluan, pentingnya hak pilih, tahapan penyelenggaraan pemilu, hingga partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
“Peserta diharapkan menjadi agen sosialisasi yang menyebarluaskan informasi kepemiluan. Bisa dengan kegiatan pembelajaran, organisasi siswa, komunitas, maupun media sosial secara kreatif dan edukatif,” bebernya.
Melalui pelatihan ini, KPU Sukoharjo berharap bisa membangun kemitraan secara berkelanjutan dengan satuan pendidikan. Sekaligus menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan pelajar.
Harapannya, semakin banyak agen sosialisasi pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan aktif dalam kehidupan demokrasi. Termasuk dalam penyelenggaraan pemilu di masa mendatang. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto