Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Yonif TP 449/Sukoharjo Komitmen Dukung Program Ketahanan Pangan

Iwan Kawul • Kamis, 9 Juli 2026 | 18:06 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Komandan Yonif TP 449/Sukoharjo Mayor Inf. Edi Riwanto sambangi marshaling di Desa Watu Bonang, Tawangsari, Kamis (9/7). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Komandan Yonif TP 449/Sukoharjo Mayor Inf. Edi Riwanto sambangi marshaling di Desa Watu Bonang, Tawangsari, Kamis (9/7). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Kehadiran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 449/Sukoharjo diharapkan tak sekadar memperkuat aspek keamanan, tetapi juga menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo.

Terutama dalam mendukung program ketahanan pangan, kesehatan, hingga pembangunan daerah.

Komandan Yonif TP 449/Sukoharjo Mayor Inf. Edi Riwanto menjelaskan, batalyon infanteri yang dipimpinnya memiliki karakteristik berbeda dibanding yang lainnya.

Sebab ada fungsi sekaligus yang diemban, yakni pertempuran dan teritorial.

Baca Juga: Gempa Bikin Pipa Sumur Dalam Desa Kundern Sukoharjo Rusak, Segera Diperbaiki Untuk Atasi Krisis Air Bersih

“Fungsi teritorial ada kompi pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi. Ke depan kami akan terus bekerja sama dengan Pemkab Sukoharjo, demi meningkatkan ketahanan pangan, kesehatan, maupun mendukung pembangunan daerah,” ungkap Edi saat ditemui di kawasan marshaling Yonif TP 449 di Desa Watu Bonang, Tawangsari, Kamis (9/7).

Edi menambahkan, kompi-kompi teritorial tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan, perekonomian, serta kualitas kesehatan warga Kota Makmur.

Saat ini, personel Yonif TP 449 masih menempati kawasan marshaling di Kecamatan Tawangsari.

Nantinya setelah pembangunan markas batalyon di Kecamatan Polokarto rampung, mereka segera boyongan.

“Secara organisasi, kebutuhan personel 1.019 orang. Namun saat ini baru terpenuhi 437 personel,” jelasnya.

Edi menambahkan, dalam pelaksanaan tugas di wilayah, Yonif TP 449 akan bersinergi dengan Kodim 0726/Sukoharjo.

Meski sama-sama menjalankan fungsi pembinaan teritorial, batalyon tersebut tetap memiliki tugas utama sebagai satuan tempur.

"Kami memiliki dua fungsi, yaitu fungsi pertempuran dan fungsi teritorial. Selain melaksanakan latihan Operasi Militer Perang (OMP), kami juga melaksanakan latihan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sehingga kehadiran kami dapat mendukung berbagai program pemerintah daerah," katanya.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyambut baik kehadiran Yonif TP 449 di Kabupaten Sukoharjo. Menurutnya, keberadaan satuan tersebut akan semakin memperkuat keamanan dan menjaga kondusivitas wilayah.

"Selain memperkuat keamanan, tadi juga disampaikan program-programnya untuk mendukung ketahanan pangan dan perekonomian. Mudah-mudahan semua itu dapat terwujud sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat Sukoharjo," ungkap Etik.

Pemkab Sukoharjo, lanjutnya, siap membangun kolaborasi dengan Yonif TP 449 melalui organisasi perangkat daerah terkait, seperti Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, maupun OPD lainnya agar program-program teritorial dapat berjalan optimal.

Kunjungan ke lokasi marshaling Yonif TP 449 di Desa Watu Bonang tersebut dilakukan Bupati Etik Suryani didampingi Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo, Sekretaris Daerah Abdul Haris Widodo, Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf. Reza Syahputra, serta Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#yonif tp 449 #ketahanan pangan #sukoharjo