Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Bangunan Fisik Belum Jadi, Sekolah Rakyat Sukoharjo Tetap Gelar MPLS

Iwan Kawul • Minggu, 12 Juli 2026 | 18:07 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat Sukoharjo di Kampung Gadingan, Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Pembangunan Sekolah Rakyat Sukoharjo di Kampung Gadingan, Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sukoharjo dipastikan mulai dilaksanakan pada Senin (13/7) ini.

Padahal pembangunan fisik seluruh gedung sekolah di Kampung Gadingan, Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari ini belum sepenuhnya rampung.

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo bersama tim transisi telah menyiapkan skema alternatif agar seluruh rangkaian kegiatan MPLS tetap berjalan sesuai jadwal.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, berbagai persiapan terus dikebut menjelang pelaksanaan hari pertama MPLS.

Baca Juga: Bupati Sukoharjo Etik Suryani Masuk Rutan KPK, Ini Modus Dugaan Korupsinya

Menurutnya, keterbatasan kesiapan fisik bangunan tidak akan menghambat proses pengenalan lingkungan bagi para siswa.

”Besok mulai MPLS di Sekolah Rakyat. Walaupun secara fisik belum siap seluruh gedung, tetapi kami bersama tim transisi berupaya menyiapkan MPLS dengan skema alternatif gedung yang bisa digunakan,” ujar Yunia, Minggu (12/7).

Ia menjelaskan, sejumlah fasilitas yang sudah siap dimanfaatkan akan digunakan secara bergantian.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Lintas Rezim Bupati Sukoharjo, Suami Etik Suryani Wardoyo Wijaya Masuk Radar KPK dan Berpotensi Dipanggil

Untuk kegiatan pembelajaran di dalam kelas, misalnya, akan memanfaatkan gedung SMA. Sementara kegiatan lainnya akan dilaksanakan di Gedung Serbaguna, masjid, asrama hingga ruang makan.

Selain itu, panitia juga telah melakukan pembagian zona di kawasan Sekolah Rakyat. Hal itu guna memastikan keamanan dan kenyamanan para siswa selama mengikuti kegiatan.

”Kami juga melakukan zonasi untuk area-area yang aman dilewati siswa, sehingga mobilitas mereka selama MPLS tetap terjamin,” jelasnya.

Persiapan sarana dan prasarana pun terus dilakukan. Yunia mengungkapkan, sejak Jumat (10/7), berbagai kebutuhan siswa beserta perlengkapan penunjang mulai berdatangan ke lokasi. Penempatan asrama bagi para peserta didik juga telah dipetakan.

”Sejak Jumat kemarin barang-barang kebutuhan siswa dan sarana prasarana sudah mulai datang. Ploting asrama juga sudah kami siapkan,” katanya.

Untuk pelaksanaan MPLS, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berperan sebagai fasilitator.

Sementara pendampingan dan pengenalan lingkungan kepada para siswa akan dilakukan oleh tim dari Sentra Terpadu Kementerian Sosial Prof. Dr. dr. Soeharso bersama pengelola Sekolah Rakyat.

”Kami di kabupaten sebagai fasilitator. Untuk kegiatan besok yang akan memberikan pembekalan adalah tim dari Sentra Terpadu Kemensos Prof. Dr. dr. Soeharso bersama Sekolah Rakyat,” tandas Yunia. (kwl/adi)

Editor : fery ardi susanto
#bangunan sekolah rakyat #MPLS #sukoharjo #sekolah rakyat sukoharjo