Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Buka TMMD Sengkuyung Di Desa Parangjoro Sukoharjo, Dandim: Masyarakat Di Desa Harus Sejahtera

Iwan Kawul • Rabu, 15 Juli 2026 | 17:25 WIB
bersama Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo buka TMMD di Desa Parangjoro, Grogol, Rabu (15/7). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf. Reza Syahputra bersama Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo buka TMMD di Desa Parangjoro, Grogol, Rabu (15/7). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

SUKOHARJO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 dibuka di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Rabu (15/7).

Program yang akan berlangsung hingga 13 Agustus tersebut menyasar pembangunan infrastruktur desa, sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai kegiatan nonfisik.

Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf. Reza Syahputra menjelaskan, TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di pedesaan.

“Kami berharap TMMD meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana transportasi di desa. Khususnya jalan yang mendukung sektor pertanian, pendidikan, dan kesehatan, sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Reza.

Baca Juga: Wabup Wonogiri: TMMD Jadi Program Pembangunan yang Mampu Menembus Pelosok Wilayah

Sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan taluT irigasi persawahan sepanjang 1.351 meter dan tinggi 1,2 meter.

Kemudian betonisasi jalan sepanjang 758 meter, lebar 3 meter, dan tebal 10 sentimeter (cm). Serta pembangunan dua jembatan irigasi pertanian dan pengurugan lapangan sepak bola.

Sasaran fisik lainnya, yakni rehab lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima sumur bor, perbaikan Masjid Al-Mubaroka, serta pembangunan satu pos kamling.

Baca Juga: TMMD Sengkuyung Tahap III Boyolali Dimulai, Sasar Betonisasi Jalan 1.205 Meter di Desa Bercak

Terkait kegiatan nonfisik, berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, bahaya narkoba, hukum dan kamtibmas, pertanian, kesehatan, hingga pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).

“TMMD memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya kebersamaan dalam membangun bangsa. Semua elemen masyarakat bahu-membahu menyumbangkan pikiran, tenaga, keterampilan, hingga dukungan materi untuk mewujudkan kesejahteraan bersama,” imbuhnya. 

Ia menegaskan, TMMD bukan sekadar membangun jalan, talud, maupun jembatan, melainkan menjadi simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kehadiran program tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat, kepercayaan diri, sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi desa serta menghadapi berbagai tantangan di masa depan. 

Pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 melibatkan 150 personel setiap hari, terdiri atas 45 personel Kodim 0726/Sukoharjo, 30 personel Yonif 408/SBH, lima personel Zipur, 10 personel Lanud Adi Soemarmo, 10 personel Polres Sukoharjo, serta 50 warga masyarakat yang bergotong royong selama kegiatan berlangsung.

TMMD Reguler ke-129 digelar berdasarkan Surat Telegram Komandan Korem 074/Warastratama Nomor ST/597/2026 tanggal 8 Juli 2026 tentang pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
Dandim Sukoharjo Grogol sukoharjo tmmd Desa Parangjoro