RADARSOLO.COM – Niat bermain air bersama teman berujung petaka. Seorang bocah berinisial F, 13, warga Padakan RT 02 RW 01, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, meninggal dunia setelah tenggelam di sungai wilayah Desa Pondok, Kamis (16/7/2026) sore.
Korban ditemukan tim SAR Kabupaten Sukoharjo sekitar 50 meter dari lokasi awal tenggelam setelah pencarian selama kurang lebih 25 menit.
Sekretaris SAR Kabupaten Sukoharjo Muhklis menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban bersama dua temannya, Yoga, 13, dan Zaki, 12, bermain air di sungai.
Baca Juga: Jalur Merapi Ditutup Total, Pemkab Boyolali Siapkan KUR dan Pemberdayaan Ekonomi Alternatif
Sekitar pukul 15.30 WIB, Yoga mengajak kedua temannya pulang untuk bermain sepak bola di lapangan. Namun, korban memilih tetap berada di sungai dan bahkan bergerak ke bagian tengah yang memiliki kedalaman lebih tinggi.
"Korban diduga tidak mampu menguasai kondisi sungai sehingga tenggelam. Salah seorang temannya sempat ingin menolong, tetapi dicegah temannya yang lain karena khawatir ikut menjadi korban," ujar Muhklis.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan warga kepada SAR Kabupaten Sukoharjo sekitar pukul 16.00 WIB. Tim rescue langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus operasi pencarian.
Pencarian dimulai pukul 16.50 WIB menggunakan metode body rafting di sungai yang memiliki kedalaman sekitar dua meter.
"Korban berhasil ditemukan pada pukul 17.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan sekitar 50 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam," jelasnya.
Setelah dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Operasi pencarian pun dinyatakan selesai.
Muhklis mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak, terutama saat bermain di sungai.
"Meski terlihat dangkal, sungai tetap memiliki titik-titik yang berbahaya. Anak-anak sebaiknya tidak bermain di sungai tanpa pengawasan orang dewasa," pungkasnya. (kwl)
Editor : Kabun Triyatno