RADARSOLO.COM – Suasana menjelang magrib di depan Pasar Tawangsari, Kecamatan Tawangsari, Senin petang (20/7), mendadak berubah mencekam.
Sebuah mobil Daihatsu Taft nopol AD 1157 UT yang melaju dari arah barat, tiba-tiba oleng ke kanan dan menghantam deretan gerobak pedagang kaki lima (PKL).
Akibatnya, sejumlah gerobak hancur berantakan.
Bahkan seorang pedagang luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Baca Juga: Progres Pembangunan Masjid Kartasura Lampaui Target, Optimistis Selesai Tepat Waktu
Berdasarkan pantauan di lokasi, puing-puing gerobak masih berserakan di sepanjang bahu jalan.
Warga beramai-ramai mendatangi lokasi untuk melihat kejadian, sementara beberapa pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan yang masih tersisa.
Salah seorang saksi mata kejadian Budi mengatakan, kecelakaan terjadi sekira pukul 17.30 WIB atau sesaat sebelum azan Magrib berkumandang.
Mobil yang dikemudikan seorang pria lanjut usia (lansia) itu melaju dari arah barat menuju timur, sebelum tiba-tiba kehilangan kendali.
"Mobil dari arah barat ke timur. Tiba-tiba oleng ke kanan lalu menabrak sejumlah gerobak pedagang," ujarnya.
Menurut Budi, gerobak pertama yang dihantam merupakan lapak penjual kembang api.
Setelah itu mobil terus melaju dan menabrak gerobak es pisang ijo, siomay, hingga lapak penjual pecel sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam tembok pembatas.
Benturan keras membuat beberapa gerobak terpental beberapa meter. Gerobak es pisang ijo mengalami kerusakan paling parah hingga nyaris rata dengan tanah.
Sementara lapak penjual kembang api juga hancur, sedangkan gerobak siomay roboh namun kerusakannya tidak separah gerobak lainnya.
"Lapak kembang api hancur. Yang paling parah gerobak pisang ijo sampai remuk. Gerobak siomay sempat ambruk, tapi tidak terlalu parah," katanya.
Baca Juga: Pembakar Lahan Terancam Penjara 10 Tahun, Damkar Sukoharjo Endus Dugaan Disengaja
Dalam peristiwa tersebut, seorang pedagang siomay mengalami luka di bagian tangan akibat terkena pecahan kaca dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Pedagang lainnya berhasil menyelamatkan diri sehingga terhindar dari tabrakan.
Sementara itu, pengemudi Daihatsu Taft dilaporkan tidak mengalami luka serius.
Berdasarkan informasi yang dihimpun warga, pengemudi diduga mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Saat kejadian, mobil hanya ditumpangi oleh sopir seorang diri.
"Katanya sopirnya ngantuk. Orangnya sudah agak tua. Kondisinya tidak apa-apa," imbuh Budi.
Hingga Senin petang, Unit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo masih melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Petugas telah mengamankan kendaraan serta meminta keterangan dari pengemudi dan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Meski beberapa lapak porak-poranda, pedagang lain yang tidak terdampak tetap melanjutkan aktivitas berjualan seperti biasa. Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut masih dalam pendataan petugas. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo