RADARSOLO.COM – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Keputusan ini diyakini akan memperkuat pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).
Seperti disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sukoharjo Ek Sapto Purnomo.
Menurut Sapto, Sudaryono memiliki kapasitas, pengalaman, dan kedekatan dengan masyarakat.
Baca Juga: Pelatihan Ekspor BRI Peduli Bantu UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Spanyol dan Amerika Serikat
Kepemimpinannya diharapkan mempercepat penyelesaian berbagai tantangan dalam pelaksanaan program MBG.
Pengalaman Mas Dar (sapaan akrab Sudaryono) di berbagai bidang, menjadi modal penting untuk membawa BGN semakin optimal dalam menjalankan tugasnya.
Inilah yang mendasari Sapto optimistis program MBG lebih efektif dan tepat sasaran.
“Mas Dar punya kapasitas, kualitas, dan pengalaman untuk menjadi kepala BGN. Kami yakin di bawah kepemimpinan beliau, berbagai persoalan yang hari ini masih harus diselesaikan, dapat ditangani secepatnya,” kata Sapto, kemarin (23/7).
Baca Juga: Gara-Gara Bakar Daun Kering, 15 Hektare Di Bulu Sukoharjo Hangus
Menurut Sapto, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Lebih dari itu, MBG juga harus berdampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Sapto berharap pelaksanaan program MBG harus presisi, agar meningkatkan derajat gizi dan kesehatan masyarakat. Terutama anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya.
“Program makan bergizi ini masuk prioritas presiden. Harapannya nanti, semakin presisi terhadap target sasaran, sehingga meningkatkan derajat gizi dan derajat kesehatan masyarakat., Pada akhirnya menjadi eskalator kesejahteraan masyarakat,” urai Sapto.
Sapto menilai Sudaryono merupakan figur yang memahami kebutuhan masyarakat di akar rumput.
Selama ini, Mas Dar dikenal aktif mendampingi petani dan pelaku UMKM, sehingga memiliki kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Beliau sangat dekat dengan akar rumput, khususnya petani, pedagang, dan UMKM. Kedekatan itu menjadi kekuatan, untuk memastikan kebijakan yang dijalankan BGN sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan,” tandasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo