RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo membuka peluang seluas-luasnya untuk memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi, dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi berbasis riset, yang menjadi landasan pengambilan kebijakan jangka pendek maupun panjang.
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menjelaskan, Kota Makmur memiliki potensi besar dari keberadaan universitas dan lembaga pendidikan tinggi.
Potensi tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal, melalui sinergi antara pemerintah daerah dengan akademisi.
Baca Juga: Bekuk Pengedar Di Desa Pranan Sukoharjo, Amankan 2,72 Gram Sabu
“Pemkab Sukoharjo membuka diri dan memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi. Kami memiliki potensi yang luar biasa, terutama dari universitas dan lembaga pendidikan tinggi yang ada di Sukoharjo,” kata Sapto.
Sapto menambahkan, berbagai program penelitian dan pengabdian yang dilakukan perguruan tinggi, diarahkan untuk membantu menyelesaikan persoalan di masyarakat.
Hasil penelitian tersebut diharapkan memberikan rekomendasi empiris dan terukur.
Kerja sama tersebut tidak hanya berdampak pada penyelesaian masalah jangka pendek, tetapi juga menjadi pijakan perencanaan pembangunan jangka menengah hingga panjang.
Baca Juga: Mas Dar Pimpin BGN, Eko Sapto Optimistis MBG Tepat Sasaran
Sehingga kebijakan yang diambil memiliki dasar akademis kuat.
“Peluang penelitian dan pengabdian masyarakat bisa dimanfaatkan untuk mengatasi persoalan-persoalan di Kabupaten Sukoharjo. Dari situ, nantinya akan muncul rekomendasi empiris untuk kebijakan jangka menengah maupun panjang,” bebernya.
Sementara itu, berbagai sektor pembangunan bisa menjadi ruang kolaborasi antara pemkab dengan perguruan tinggi.
Mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, sosial, dan lainnya.
“Semua bidang terbuka. Kami berharap kerja sama semakin banyak, karena potensi Sukoharjo sangat besar,” ujarnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo