Tak Ada Sekat, Forkompimda Dan ASN Membaur Bersama Peserta Upacara HUT Kemerdekaan RI Di Alun-Alun Sukoharjo

Iwan Kawul • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:13 WIB
Lokasi upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo, Senin (17/8). (Iwan Kawul/Radar Solo)
Lokasi upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo, Senin (17/8). (Iwan Kawul/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada HUT ke-81 RI di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo, Senin (17/8).

Jika biasanya jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Sukoharjo dan pejabat duduk di kursi undangan, tahun ini konsep tersebut diubah.

Mereka akan berdiri bersama seluruh peserta upacara.

Tak ada lagi sekat antara pejabat dan peserta.

Semuanya mengikuti jalannya upacara dengan posisi berdiri, sebagai simbol kebersamaan sekaligus penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dan Sang Saka Merah Putih.

Baca Juga: Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Penanganan Krisis Air Bersih Di Sukoharjo Selatan

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Abdul Haris Widodo mengatakan, konsep tersebut menjadi bagian dari penataan pelaksanaan upacara kemerdekaan tahun ini.

Para asisten, jajaran ASN, serta tamu undangan nantinya ditempatkan di belakang mimbar inspektur upacara.

“Ada konsep baru saat upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 nanti. Kita presisi untuk lokasi upacara, khususnya rekan-rekan ASN,” ujar Haris, Minggu (16/8).

Baca Juga: Paskibraka Sukoharjo Cermin Kebhinekaan, Berasal Dari Beragam Latar Belakang

Menurutnya, seluruh jajaran yang selama ini menjadi tamu undangan tidak lagi mengikuti upacara dengan duduk.

Mereka akan berdiri bersama peserta upacara lainnya sejak awal hingga rangkaian upacara selesai.

“Nanti rekan-rekan asisten beserta seluruh ASN dan tamu undangan akan melaksanakan upacara secara berdiri. Nanti posisinya di belakang mimbar inspektur upacara,” jelasnya.

Dengan konsep tersebut, suasana upacara diharapkan semakin khidmat sekaligus mencerminkan semangat persatuan.

Para pejabat dan ASN tidak hanya hadir sebagai undangan, tetapi menjadi bagian utuh dari seluruh peserta yang bersama-sama memberikan penghormatan kepada Merah Putih.

Baca Juga: Buruh Kupas Bawang di Sukoharjo Dibayar Rp 1.000-Rp 2.000 Per Kg

Haris menegaskan, pelaksanaan upacara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan.

“Jadi nanti kita sama-sama mengikuti secara berdiri bersama dengan rekan-rekan peserta upacara yang lain. Tenda disiapkan hanya untuk orang tua Paskibraka," katanya.

Konsep sederhana itu sekaligus membawa pesan bahwa peringatan kemerdekaan bukan milik kelompok atau golongan tertentu.

Semua berdiri di atas tanah yang sama, dalam satu barisan, untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa dan menjaga semangat persatuan Indonesia. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
alun alun satya negara upacara HUT kemerdekaan RI sukoharjo