Biaya Swadaya, Ribuan Petani Sukoharjo Upacara HUT Kemerdekaan RI Di Lapangan Desa Pondok

Iwan Kawul • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 16:14 WIB
Ribuan petani upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Desa Pondok, Nguter, Sukoharjo, Senin (17/8). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Ribuan petani upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Desa Pondok, Nguter, Sukoharjo, Senin (17/8). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM– Semangat kemerdekaan kental terasa di Lapangan Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Senin pagi (17/8).

Sekira 2.000 petani dari berbagai daerah menggelar upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Menariknya, upacara terselenggara dengan biaya swadaya.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan mandiri dan swadaya, tanpa campur tangan pemerintah.

Yang patut diacungi jempol, upacara sepenuhnya digerakkan petani. Mulai dari panitia, petugas upacara, hingga peserta.

Baca Juga: HUT Kemerdekaan RI, Pemkab Sukoharjo Hapuskan Denda Tunggakan PBB-P2 Periode 2012-2025

Peserta datang dari anggota Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), petani milenial, HPDKI, serta berbagai kelembagaan petani lainnya.

Kokompakan petani ini mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Sukoharjo Bagas Windaryatno.

“Tujuannya untuk meningkatkan soliditas para petani di Kabupaten Sukoharjo, sekaligus membangkitkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Sehingga ini memberikan semangat yang lebih baik untuk membangun pertanian ke depan,” kata Bagas.

Ketua KTNA Sukoharjo Sukirno menambahkan, peserta busana yang dikenakan peserta upacara beragam.

Ada yang pakai lurik, hingga pakaian paguyuban masing-masing.

“Semua peserta pakai caping. Soal pakaian, ini keaslian dan kerukunan para petani,” jelas Sukirno yang didapuk sebagai pembina upacara.

Sementara itu, Sukino, petani asal Weru dipercaya sebagai komandan upacara.

Kemudian Ika, perwakilan petani dari Gatak ditunjuk sebagai pembawa bendera. Sedangkan petugas pengibar dipercayakan kepada Dalimo dan Sadimin asal Nguter. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
upacara HUT kemerdekaan RI sukoharjo petani